Gegara Markas Pesawat Nuklir China Dekat Natuna, Alasan Prabowo Jadi Menhan

Prabowo ingin memperkuat pertahanan negara untuk mengantisipasi terjadinya perang.

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Sabtu, 09 Januari 2021 | 09:49 WIB
Gegara Markas Pesawat Nuklir China Dekat Natuna, Alasan Prabowo Jadi Menhan
Prabowo Subianto [ABC Australia]

BeritaHits.id - Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Dahnil Aanzar Simanjuntak mengungkap alasan Prabowo Subianto mau menjadi Menteri Pertahanan.

Menurut Dahnil, salah satu alasan yang membuat Prabowo mau menjadi Menhan adalah lokasi markas pesawat milik China yang berada dekat di Laut Natuna.

Sehingga Prabowo ingin memperkuat pertahanan negara untuk mengantisipasi terjadinya perang.

Hal itu disampaikan oleh Dahnil melalui akun Twitter miliknya @dahnilanzar.

Baca Juga:Periksa Staf Istri, KPK Usut Aliran Suap Edhy Prabowo di Rekening Bank

Awalnya, warganet dengan akun @ebithebith mengutip salah satu pemberitaan mengenai lokasi markas pesawat pembom nuklir milik China berada tak jauh dari Natuna.

"Jangan jadi polemik, ya kan bung @dahnilaznar," cuit warganet itu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (9/1/2021).

Tak lama kemudian, Dahnil mengomentari cuitan tersebut. Ia menegaskan Kementerian Pertahanan dan TNI sejak awal sudah berusaha memperkuat pertahanan Indonesia.

Jubir Menhan ungkap alasan Prabowo mau jadi Menhan (Twitter/dahnilanzar)
Jubir Menhan ungkap alasan Prabowo mau jadi Menhan (Twitter/dahnilanzar)

Dahnil menolak program kerja penguatan pertahanan Indonesia sebagai bentuk Indonesia terjebak dalam polemik.

"Betul, kami tak mau terjebak polemik.Sejak awal Kemhan dan TNI paham lingstra yang sedang berkembang, makanya memperkuat dan mempersiapkan pertahanan yang kuat jadi PR panjang. Itu kerja Kemhan, bukan ikut pada polemik," balas Dahnil.

Baca Juga:Momen Unik Prabowo Subianto saat Pernikahan Anak Hendropriyono

Meski demikian, Dahnil mengaku program perkuatan pertahanan tersebut justru banyak dicibir oleh publik.

"Tapi sayangnya masih ada yang ngomong 25 tahun ke depan enggak ada perang," ungkapnya.

Warganet lain dengan akun @girdy3 ikut mengomentari pernyataan Dahnil. Ia mempertanyakan Prabowo pada kampanye Pilpres 2019 lalu pernah menyatakan Indonesia tidak akan perang.

"Bukannya bos pak Menhan juga meragukan hal itu? Pas kampanye dulu sih," tanya warganet.

Dahnil langsung merespons cuitan tersebut. Ia menegaskan hal itu yang menjadi alasan Prabowo mau menjadi Menhan, karena ingin memperkuat pertahanan Indonesia.

"Makanya beliau bersedia menjadi Menhan untuk mengingatkan dan langsung memperbaiki serta memperkuat pertahanan yang tentu menjadi kerja panjang," ungkap Dahnil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak