4 Pengawal Habib Rizieq Ditembak Mati Polisi Diduga untuk Hilangkan Bukti

Dari awal ada keganjilan. Berdasarkan reskonstruksi Mabes Polri, 4 laskar sudah dalam penguasaan polisi, tiba-tiba hilang nyawa semua. Ini yang menjadi persoalan besar," kata

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo
Sabtu, 09 Januari 2021 | 15:59 WIB
4 Pengawal Habib Rizieq Ditembak Mati Polisi Diduga untuk Hilangkan Bukti
Refly Harun berpendapat soal pernyataan Komnas HAM tentang laskar FPI

BeritaHits.id - Pengamat politik dan hukum Refly Harun menilai, 6 laskar FPI pengawal Habib Rizieq sengaja ditembak mati oleh polisi untuk menghilangkan bukti.

Hal itu diungkapkan Refly melalui video yang diunggah ke kanal YouTube miliknya, Jumat (8/1/2021), untuk menanggapi kesimpulan Komnas HAM terkait penembakan 6 pengawal Rizieq tesebut.

Komnas HAM menyebut peristiwa yang terjadi di Tol Jakarta - Cikampek tanggal 7 Desember 2020 itu sebagai pelanggaran HAM berat.

“Dari awal ada keganjilan. Berdasarkan reskonstruksi Mabes Polri, 4 laskar sudah dalam penguasaan polisi, tiba-tiba hilang nyawa semua. Ini yang menjadi persoalan besar," kata Refly Harun.

Baca Juga:Empat Laskar FPI Disiksa, ke Warga Polisi Sebut Soal Narkoba dan Terorisme

Hal paling masuk akal atas penembakan 4 pengawal Habib Rizieq itu adalah, polisi melakukannya dengan kesengajaan untuk menghilangkan bukti atau saksi.

"Agak susah kita menerima logika bahwa keempat pengawal Habib Rizieq itu ditembak karena ingin merebut senjata petugas. Logika yang paling mudah adalah, mereka memang ya sengaja dalam tanda kutip, sengaja diselesaikan agar  tidak ada lagi bukti-bukti selanjutnya."

Ilustrasi --anggota Front Pembela Islam (FPI) aksi demo memprotes film 'Innocence of Muslims' di Kedutaan Amerika Serikat, Jakarta, Senin (17/9/2012). (Antara/Dhoni Setiawan)
Ilustrasi --anggota Front Pembela Islam (FPI) aksi demo memprotes film 'Innocence of Muslims' di Kedutaan Amerika Serikat, Jakarta, Senin (17/9/2012). (Antara/Dhoni Setiawan)

Karena itu pula, Refly Harun menilai kesimpulan Komnas HAM bahwa penembakan pengawal Habib Rizieq sebagai pelanggaran HAM berat sudah sesuai logika serta data lapangan.

“Ini adalah kesimpulan yang sangat logis, sangat masuk akal dan pastinya didukung data yang ditemukan Komnas HAM di lapangan,” katanya.

Pada akhirnya, Refly berharap Komnas HAM bisa lebih dalam lagi mengusut kasus ini. Harapannya, bisa terkuak apakah motif kejadian ini telah didesain atau tidak.

Baca Juga:Sebelum Ditembak Mati, Saksi Mata Sebut Empat Laskar FPI Disiksa

“Apakah insiden ini by desain atau by accident. Karena kalau by desain, tidak hanya soal pelaku di lapangan"

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak