Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Capt Vincent: Umur Pesawat Tak Bisa Disalahkan

"Pesawat dikatakan tua ketika memasuki 50.000 jam ke atas, ini bisa dikatakan masa tuanya," kata Captain Vincent Raditya.

Dany Garjito | Hernawan
Minggu, 10 Januari 2021 | 17:55 WIB
Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Capt Vincent: Umur Pesawat Tak Bisa Disalahkan
Captain Vincent Raditya. (Instagram/@vincentraditya)

Menyoroti jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Vincent Raditya merasa usia pesawat tidak bisa disimpulkan sebagai penyebab tragedi terjadi.

"Saya bukan membela maskapai, Sriwijaya Air sering memakai pesawat lama, tapi belum pernah kejadian, jadi kita tidak mempermasalahkan dari umur pesawatnya," tegas Vincent Raditya.

Lebih lanjut, Vincent Raditya menuturkan, banyak faktor yang seharusnya diteliti soal penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182.

KNKT Sebut Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Dibuat Tahun 1994, Berumur 26 Tahun

Baca Juga:Sebut Penumpang Bandel di Tengah Duka Sriwijaya Air, Anisa Bahar Minta Maaf

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soekanto Tjahjono mengatakan, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dinyatakan jatuh di kawasan kepulauan seribu dibuat tahun 1994. usia pesawat tersebut berkisar antara 25 dan 26 tahun.

Hal itu dikatakan Soekanto saat menggelar jumpa pers di Terminal 2 D Kedatangan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang Banten, Sabtu (9/1/2021) malam.

"Pesawat tersebut dibuat tahun 1994. Jadi saat ini usianya kurang lebih 25 sampai 26 tahun," kata Soekanto.

Namun menurutnya, usia pesawat seharusnya tidak menjadi pengaruh dengan jatuhnya pesawat tersebut. Karena itu, KNKT akan terus melakukan investigasi.

"Berapa pun umurnya kalau pesawat dirawat sesuai regulasi Dirjen Perhubungan Udara seharusnya tidak ada masalah dan kami sedang kumpulkan data data mengenai pesawat dan kru," ujarnya.

Baca Juga:Sebelum Terbangkan Sriwijaya Air SJ 182, Capt Afwan Minta Maaf pada Istri

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak