Berdasarkan pengalamannya menjadi pilot yang menerbangkan banyak pesawat, cuaca hujan ringan yang dihadapi pesawat Sriwijaya Air kala itu biasa ditemui dalam penerbangan, bukan sebuah cuaca ekstrem yang berpengaruh besar terhadap penerbangan.
"Kalau cuaca begini, ini sehari-hari kita hadapi di ketinggian 10 ribu ini, cuaca yang biasa menurut saya," tukas Vincent.
Melanie Subono Kritik Keras
Sesaat setelah pesawat Sriwijaya Air jatuh di Kepulauan Seribu, Vincent langsung mendatangi lokasi diduga titik jatuhnya pesawat.
Baca Juga:Anggota Polantas Sidoarjo Salat Gaib Doakan Korban Sriwijaya Air SJ-182
Ia juga langsung merekam lokasi tersebut dan membagikannya melalui akun YouTube miliknya yang memiliki jutaan subcriber.
Namun, unggahan itu justru menuai kritik dari sejumlah warganet, termasuk selebriti sekaligus aktivis Melanie Subono.
Melanie menyayangkan pembuatan konten dengan memanfaatkan insiden kecelakaan tersebut dilakukan oleh seseorang yang berprofesi sebagai pilot.
"Karet gelang dikasih nyawa. Bikin Konten. Sesama pilot padahal," sindir Melanie dikutip dari akun Instagram-nya, Minggu (10/1/2021).
Dalam unggahan itu, ia juga menunjukkan tangkapan layar konten YouTube Vincent Raditya yang berjudul "Live dari Dugaan Crash Site Sriwijaya SJ-182".
Baca Juga:MUA Pontianak Jadi Korban Sriwijaya Air, Suami Berharap Ada Keajaiban
Melanie menyebut agar sebaiknya konten tersebut diambil beberapa minggu usai kejadian lantaran situasi yang masih sensitif.