Mantan Intel Sebut Penyandang Dana FPI Akan Segera Terungkap

"Siapa saja yang pernah mengirimkan (dana ke FPI), pasti ketahuan, tidak mungkin tidak ketahuan," kata Soleman.

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani
Senin, 18 Januari 2021 | 16:15 WIB
Mantan Intel Sebut Penyandang Dana FPI Akan Segera Terungkap
Ribuan massa dari Front Pembela Islam (FPI) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) lain melakukan aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

BeritaHits.id - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mengungkapkan penyandang dana FPI akan segera terungkap.

Usai dibubarkannya Front Pembela Islam (FPI), rekening FPI pun dibekukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

PPATK tengah melakukan financial tracking terhadap rekening FPI.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui siapa penyandang dana FPI.

Baca Juga:Gugat Praperadilan, Keluarga Laskar FPI Pertanyakan Barang Milik Korban

Rupanya menurut Soleman, PPATK akan mengetahui aliran dana termasuk penyandang yang berkirim uang ke rekening FPI.

Soleman menyebut, apabila hal ini terjadi maka tidak akan lama terbongkar penyandang dana FPI.

"Berarti akan diketahui aliran dana dari pihak mana-mana saja yang terkait dengan FPI ini atau terafiliasi. Siapa yang ikut membiayai. Sudah pasti, dari mana asalnya, tidak ada yang gelap itu. Dari mana-mana itu akan terang dan jelas," kata Soleman, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com.

"Jadi baik (pendanaan melalui) cash ataupun lewat elektronik dalam jumlah besar, pasti ketahuan," lanjutnya.

Soleman menyebut bahwa PPATK memiliki kewenangan untuk mengungkap penyandang dana tersebut.

Baca Juga:Penangkapan 6 Laskar FPI Dipertanyakan, Pengacara: Ada Kesalahan Prosedur

Sebab, hal itu telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak