"Maaf girl. Tidak semua orang miskin itu hanya punya rasa benic. Maybe mbak belum aja ketemu orang kaya yang toxic dan arrogant-nya bukan main. Kembali lagi ke pribadi masing-masing sih gimana cara menikmati hidup dengan rasa syukur," ujar @are*****ee.
"Gak gitu konsepnya cantik. Gue ngumpulin donasi di lampu merah aja yang ngasih 95 persen itu naik motor, yang naik mobil bisa dihitung jari," timpal @tir*****u mengomentari pendapat Nadin Amizah.
"Gak setuju (dengan Nadin Amizah). Semakin ke sini, gue semakin sadar bahwa bersyukur lebih penting daripada jadi orang kaya. Dengan bersyukur, dalam keadaan kaya atau miskin kita bisa tetap jadi ornag baik. Gue pernah miskin, makan cuma nasi sama garam tapi gak membuat gue benci dunia dan menjadi orang jahat," sahut @daa******el.
Klarifikasi Nadin Amizah
Baca Juga:Lagi Antar Paket, Kurir Kocar-kacir Dikejar Anjing, Endingnya Super Ngenes
Nadin Amizah buka suara soal sosoknya yang baru menjadi trending dan menuai tidak sedikit hujatan karena dirasa merendahkan orang miskin.
"Kemarin sebelum agree (setuju) diundang close the door (acara Deddy Corbuzier) aku punya syarat yaitu: aku akan nanya balik dan diberi ruang untuk itu. and i did. Menurutku podcast ini bermakna bagi aku sendiri karena bicaranya dua arah dan jadi sebuah diskusi, bukan interview, love," ujar Nadin Amizah lewat jejaring Twitter miliknya, @rahasiabulan, Selasa (19/1/2021).
Nadin Amizah mengaku sadar kata-katanya menyinggung. Oleh sebab itu dia meminta maaf. Namun soal apa yang dia katakan, pelantun lagu "Beranjak Dewasa" tersebut mengatakan hasil didikan Ibunya.
"Untuk yang paham dan sejalan sama opiniku, okay. Untuk yang beda pendapat dan punya opini lain, juga okay. Opiniku bias, pun juga opini semua orang," tukas dia.

Baca Juga:Sebut SBY Kekanak-kanakan, Prof Yusuf: Rachland Nashidik Jangan Bodoh