CEK FAKTA: Krisis Kain Kafan, Jenazah Gempa Mamuju Dibungkus Daun Pisang?

Beredar foto jenazah korban gempa di Mamuju dibungkus daun pisang karena kekurangan kain kafan, benarkah? Simak penjelasan faktanya berikut!

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Rabu, 20 Januari 2021 | 12:03 WIB
CEK FAKTA: Krisis Kain Kafan, Jenazah Gempa Mamuju Dibungkus Daun Pisang?
Jenazah korban gempa Mamuju dibungkus daun pisang (turnbackhoax.id)
Jenazah korban gempa Mamuju dibungkus daun pisang (turnbackhoax.id)
Jenazah korban gempa Mamuju dibungkus daun pisang (turnbackhoax.id)

"Setelah mendapat informasi dari warga Mamuju, perlu kami sampaikan, bahwa warna hijau yang menyelimuti jenazah bukanlah daun pisang, melainkan plastik yang berwarna hijau. Plastik ini digunakan oleh warga Mamuju khususnya, untuk mencegah jenazah basah karena terkena air," tulis akun ACT DIY pada 16 Januari 2021.

Dikutip dari Beritasidrap.com yang tayang pada 16 Januari 2021, kerabat korban mengatakan jenazah korban gempa terlebih dahulu dibungkus menggunakan kafan, setelah itu bagian luar kain kafan ditutupi terpal berwarna hijau mirip daun pisang.

"Sekali lagi, Almarhumah Hj. Kiki, Hj. Ririn, Hj. Atty & yang lainnya tidak dibungkus daun pisang tetapi terpal warna hijau yang di dalamnya tetap memakai kain kafan, jenazah dimakamkan dengan sangat layak oleh keluarga," ujar kerabat keluarga korban.

Jenazah korban gempa Mamuju dibungkus daun pisang (turnbackhoax.id)
Jenazah korban gempa Mamuju dibungkus daun pisang (turnbackhoax.id)

Kesimpulan

Baca Juga:Kemnaker Salurkan Bahan Pangan kepada Korban Gempa Bumi di Sulbar

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut jenazah gempa Mamuju dibungkus daun pisang adalah klaim yang salah.

Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak