Alvin Lie Ungkap Dugaan Pemalsuan Hasil Rapid Test Corona di Bandara Lombok

"Identitas pasien (penumpang pesawat) ditulis tangan. Hasil NEGATIF sudah disiapkan," kata Alvin Lie soal dugaan pemalsuan hasil rapid test di Bandara Lombok Praya.

Reza Gunadha | Hernawan
Rabu, 20 Januari 2021 | 13:59 WIB
Alvin Lie Ungkap Dugaan Pemalsuan Hasil Rapid Test Corona di Bandara Lombok
Surat hasil test rapid antigen calon penumpang di Bandara Lombok Praya yang Disinyalir ada Keganjilan. (Doc:Alvin Lie).

"Tidak online. Data tidak disetor kepada Kemenkes sebagai bagian dari screening nasional. Rawan pemalsuan dan penyalahgunaan," terang Alvin Lie.

Tidak hanya itu, adanya temuan tersebut pun memunculkan persepsi penerbitan surat keterangan rapid test antigen dengan hasil negatif mudah dilakukan dengan syarat membayar sejumlah uang.

"Tendensi menerbitkan SuKet 'Dijamin Negatif' atau asal bayar. Menihilkan tujuan screening untuk melindungi kesehatan pengguna transportasi udara," sambungnya.

Alvin Lie mengaku mendapatkan laporan tersebut dari salah seorang calon penumpang yang baru saja melakukan tes di Bandara Lombok.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Masih Melonjak, PPKM Jawa-Bali Bakal Diperpanjang Lagi

"Ketika mendapat surat keterangan, yang bersangkutan langsung terkejut, kecewa, tidak sesuai ekspektasi karena secara profesional menggunakan komputer," tutur pria yang pernah menjadi anggota Ombudsman RI tersebut.

"Sangat amatiran, khawatir surat ini masuk dalam kategori aspal, asli tapi abal-abal, tidak jelas pertanggungjawabannya," Alvin Lie menandaskan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak