alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Krusial Tapi Tak Banyak yang Tahu, Janji Komjen Listyo Dibongkar Mahfud MD

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo Kamis, 21 Januari 2021 | 15:47 WIB

Krusial Tapi Tak Banyak yang Tahu, Janji Komjen Listyo Dibongkar Mahfud MD
Kabareskrim Polri yang juga calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021). [ANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta]

Janji Komjen Listyo Sigit yang disebut sangat krusial itu mendapat tepuk tangan meriah di Komisi III DPR.

BeritaHits.id - Komjen Listyo Sigit Prabowo akan segera dilantik menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idam Aziz yang sebentar lagi memasuki masa purna tugas. Ia telah menjalani Fit and Proper Test yang digelar oleh Komisi III DPR-RI pada Rabu (20/1/2021) dan mendapatkan persetujuan untuk menjabat sebagai Kapolri.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menceritakan sebuah kejadian membanggakan yang terjadi di acara Fit and Proper Test. Ia menyampaikan jika salah satu janji Listyo mendapatkan sambutan meriah. 

Janji yang disampaikan oleh Komjen Listyo Sigit ialah akan memecat dan memidanakan anggota Polri yang terlibat kejahatan. Bagim Mahfud, janji itu sangat penting.

"Salah satu janji calon Kapolri Komjen Listyo Sigit yang tidak banyak diberitakan tapi mendapat tepukan meriah di Komisi III DPR (20/1/2021) adalah "Jika ada anggota atau pejabat Polri yang terlibat kejahatan seperti bandar atau pengedar narkoba maka akan dipecat dan dipidanakan". Ini penting," tulis Mahfud MD.

Baca Juga: Ogah Ada Kriminaliasi Ulama Lagi, Kubu Rizieq Doakan Niat Baik Listyo Sigit

Cuitan Mahfud MD soal janji Komjen Listyo Sigit (Twitter)
Cuitan Mahfud MD soal janji Komjen Listyo Sigit (Twitter)

Para warganet yang melihat cuitan tersebut lantas memberikan komentar. Beberapa dari mereka menanyakan mengapa kebijakan seperti itu baru akan diterapkan. Bagi mereka aturan seperti itu seharusnya sudah dijalankan sejak lama.

"Berarti selama ini belum dong ? Kok seperti kebijakan Baru yang seharusnya sudah dilakukan dari Dulu," tulis akun @Catatan_****.

"Emang selama ini gimana prof kalo pejabat polri terlibat kejahatan? Didiamkan dan dinaikkan jabatan? Serius nanya prof," tulis warganet dengan akun @fvckng****.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait