alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Eks Jubir Gus Dur: Suntik Vaksin Mematikan Mensos Penilep Bansos

Dany Garjito | Dwi Atika Nurjanah Jum'at, 22 Januari 2021 | 13:05 WIB

Eks Jubir Gus Dur: Suntik Vaksin Mematikan Mensos Penilep Bansos
Ilustrasi hukuman suntik mati. (Shutterstock)

"KORUPSI PALING BRUTAL, setelah Mensos Penilep Bansos dieksekusi dengan suntik vaksin mematikan," tulis Adhie Massardi.

BeritaHits.id - Mantan Juru Bicara Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Adhie Massardi menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyeret petinggi partai politik yang terlibat dengan kasus korupsi bantuan sosial (Bansos).

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Adhie menilai kasus korupsi bansos yang menimpa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara adalah korupsi paling brutal.

Lebih lanjut, Adhie meminta kepada pihak KPK agar segera menyeret dan menjerat para petinggi partai politik yang terlibat dalam kasus bansos.

Adhie menilai bahwa kasus bansos adalah korupsi yang paling brutal di muka bumi.

Baca Juga: Inspektorat Sulsel Sebut Kerugian Negara Rp 1,2 Miliar Dalam Kasus Bansos

"KORUPSI PALING BRUTAL, setelah Mensos Penilep Bansos dieksekusi dengan suntik vaksin mematikan, @KPK_RI harus segera seret petinggi parpol yang terlibat berat. Ini memang korupsi paling brutal di muka bumi," tulis Adhie seperti dikutip Suara.com pada Jumat (22/1/2021).

Tampak Adhie membagikan sebuah artikel yang memuat sejumlah orang menggelar aksi menuntut hukuman mati untuk Juliari Batubara.

Di akhir cuitannya, Adhie turut meminta agar Juliari Batubara dieksekusi mati menggunakan vaksin mematikan.

"Eksekusi Vaksin Mematikan untuk Juliari Batubara," lanjutnya.

Adhie Massardi tuntut eksekusi mati Juliari Batubara (twitter.com/AdhieMassardi/)
Adhie Massardi tuntut eksekusi mati Juliari Batubara (twitter.com/AdhieMassardi/)

Akibat cuitannya itu, sejumlah warganet memberikan tanggapannya. Mereka tampak setuju dengan pendapat Adhie mengenai eksekusi mati pada mantan Mensos tersebut.

Baca Juga: Edhy Prabowo Minta Bantuan Menkumham Yasonna Laoly

"Harus ada shock terapi. Sekali aja bunuh koruptor, yang lain pasti mikir," tulis akun @kenk***.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait