Siswi Wajib Berjilbab, Alissa Wahid: Hak Pendidikan Tak Dibatasi Pakaian

Alissa Wahid meminta Kemdikbud turun tangan urusi persoalan siswi di Padang yang diwajibkan berjilbab

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:39 WIB
Siswi Wajib Berjilbab, Alissa Wahid: Hak Pendidikan Tak Dibatasi Pakaian
Alissa Wahid. [Suara.com/Somad]

Upaya pertama, yakni memperkuat perspektif konstitusi kepada insan pendidikan, sekaligus memperkuat perspektif peran sebagai ASN yang harus selalu pakai kacamata wakil negara.

Upaya kedua, yakni memperkuat kembali praktik beragama di Indonesia yang menghargai keberagaman keyakinan dan jauh dari sikap klaim kebenaran ajaran yang diyakininya.

"Tanpa dua hal ini, aturan tegas Kemdikbud akan sulit diinternalisasikan oleh tenaga pendidik," tuturnya.

Siswi Dipaksa Pakai Jilbab

Baca Juga:Tegas! Disdik Sumbar Usut Tuntas Kasus Siswi Nonmuslim Dipaksa Pakai Jilbab

Seorang wali murid salah satu sekolah negeri di Padang mengunggah video saat ia berdebat dengan guru soal peraturan wajib berjilbab. Ia mengaku keberatan dengan kewajiban yang dibebankan pada putrinya untuk berjilbab mematuhi peraturan sekolah.

Akun Facebook Elianu Hia mengunggah video tersebut dan menyebut ia sedang memperjuangkan nasib anaknya terkait kewajiban mengenakan jilbab bagi murid perempuan.

"Lagi di sekolah smk negri * padang,,saya di panggil karna anak saya tidak pakai jilbab,,kita tunggu aja hasil akhirnya,,saya mohon didoakan ya," tulis Elianu.

Dalam video tersebut, Elianu tampak berdebat dengan salah satu guru. Ia menyayangkan peraturan tersebut dan mengaku keberatan jika anaknya harus mengenakan jilbab selama bersekolah.

"Bagaimana rasanya kalau anak Bapak dipaksa ikut aturan yayasan. Kalau yayasan tidak apa, ini kan (sekolah) negeri," demikian ucap Elianu.

Baca Juga:Kepsek Buka Suara Siswi Bukan Islam Dipaksa Berjilbab di SMKN 2 Padang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak