Diseret Pandji soal FPI Lebih Merakyat, Tamrin Tomagola Beri Klarifikasi

Tamrin Tomagola membantah memuji FPI dan menilai FPI lebih baik dari ormas Islam NU dan Muhammadiyah.

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:51 WIB
Diseret Pandji soal FPI Lebih Merakyat, Tamrin Tomagola Beri Klarifikasi
Pandji Pragiwaksono dalam jumpa pers Stand Up Comedy Indonesia (Suci) 7, di kawasan Pakubuwono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017) [suara.com/[Ismail]

"Kekosongan pendampingan itu kemudian diisi oleh FPI," ujar Tamrin.

Klarifikasi Tamrin Tomagola soal Pandji sebut FPI Lebih Merakyat (Twitter/sahal_as)
Klarifikasi Tamrin Tomagola soal Pandji sebut FPI Lebih Merakyat (Twitter/sahal_as)

FPI, kata Tamrin, memiliki konsep Kiai Kampung yang pintu rumahnya terbuka 24 jam untuk ummat kelompok miskot di perkampungan kumis Jakarta.

Konsep tersebut juga sama ditemui oleh konsep para kiai NU di pedesaan Jawa dan Kalimantan.

Adapun terkait penggunaan kata-kata 'rakyat' dan 'elitis', Tamrin enggan berkomentar.

Baca Juga:Pandji Bandingkan FPI dengan NU dan Muhammadiyah, Kill the DJ Tertawa

Ia meminta publik untuk menanyakan langsung kepada Pandji yang mengeluarkan kata-kata tersebut.

"Penggunaan kata-kata 'rakyat' dan 'elitis' sebaiknya ditanyakan kepada saudara Pandji sendiri," tuturnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, komika Pandji Pragiwaksono sempat menjadi perhatian gegara ucapannya soal FPI lebih merakyat dibanding NU dan Muhammadiyah.

Pernyataan itu ramai jadi pembahasan di media sosial, berbagai pihak reaktif dengan kata-kata komika itu. Nah setelah ramai nih, Pandji meminta publik untuk lebih cermat. Pandji menjelaskan, kata-kata FPI lebih merakyat dibanding NU Muhammadiyah itu asalnya bukan dari mulutnya. Pernyataan itu merupakan ucapan dari sosiolog Thamrin Amal Tomagola 9 tahun lalau saat diwawancarai Pandji.

Pandji Pragiwaksono berujar, banyak masyarakat terutama kalangan bawah akhirnya menjadi simpatisan FPI lantaran merasa selalu dibantu kelompok tersebut. Pandji mengaku, pernyataan itu dia dengar dari Sosiolog Thamrin Amal Tomagola ketika diwawancarainya di Hard Rock FM Jakarta, 9 tahun lalu.

Baca Juga:Sebut Banjir Terjadi karena Air Antre Masuk Selokan, Risma Ditertawakan

“FPI itu dekat dengan masyarakat. Ini gue dengar dari Pak Thamrin Tomagola dulu tahun 2012, kalau misalnya ada anak mau masuk di sebuah sekolah, kemudian enggak bisa masuk, itu biasanya orang tuanya datangi FPI minta surat. Dibikinin surat ke FPI, dibawa ke sekolah, itu anak bisa masuk. Terlepas dari isi surat itu menakutkan atau tidak, tapi nolong warga gitu,” ujar Pandji di saluran Youtube-nya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak