Banyak Anak Gugat Orang Tua, Ketua MUI: Tanda Kiamat Sudah Dekat

Cholil Nafis menyebut maraknya kasus anak menggugat orang tua merupakan tanda kiamat sudah semakin dekat

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Rabu, 27 Januari 2021 | 20:03 WIB
Banyak Anak Gugat Orang Tua, Ketua MUI: Tanda Kiamat Sudah Dekat
Ketua (MUI KH Cholil Nafis [Antara/Anom Prihantoro]

"Menyakiti orang tua sampai bilang enggak atau huh saja tak diperbolehkan, ini malah membawanya ke pengadilan," tukasnya.

Anak Gugat Orang Tua

Sejumlah kasus anak menggugat orang tua terjadi di sejumlah daerah dalam kurun beberapa waktu terakhir.

Pertama terjadi di Demak, Pada 11 Januari yang lalu, publik degegerkan dengan adanya kasus Agesti Ayu Wulandari yang melaporkan ibunya ke Polres Demak karena kesal dengan ibu kandungnya sendiri.

Baca Juga:MUI Sumbar Sebut Isu Siswi Nonmuslim Berjilbab di Padang Terlalu Dibesarkan

Meski begitu, kasus Agesti dan ibunya berujung damai. Keduanya sudah saling memaafkan dan sang anak sudah berjanji akan mencabut laporannya.

Kedua, berselang lama kasus yang serupa kembali terjadi. Kali ini menimpa Dewi Firdauz ibu dari anak kandungnya yang bernama Alfian Prabowo.

Alfian menggugat ibunya karena kesal, kedua orang tuanya berpisah dengan cara yang tak baik-baik. Kesal dengan tindakan kedua orang tuanya, Alfian akhirnya menggugat kedua orang tuanya sekaligus.

Ketiga, Ramisah (67) wanita tua asal Kelurahan Candiroto, Kabupaten Kendal. Ia kaget, tanah warisan suaminya digugat oleh Maryanah yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Ramisah tak menyangka jika anaknya tega meminta ibunya pergi dari gubuk tua yang digunakan sebagai tempat jualan dan tempat tinggal.

Baca Juga:Kronologi Lengkap Kasus Siswi Nonmuslim SMKN 2 Padang Dipaksa Berjilbab

Kasus serupa juga terjadi di Jawa Barat. Seorang anak menggugat orang tuanya senilai Rp 3 miliar gegara masalah kontrakan toko di lahan milik sang ayah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak