Pelapor Abu Janda Diteror: Rumah Mau Digeledah dan Dituduh Narkoba!

"Ternyata polanya selalu dengan cara mengindikasikan saya sebagai pemakai Narkoba. Insya Allah tidak akan pernah barang haram itu masuk ke tubuh saya," ujar Haris Pertama.

Reza Gunadha | Dwi Atika Nurjanah
Senin, 01 Februari 2021 | 14:12 WIB
Pelapor Abu Janda Diteror: Rumah Mau Digeledah dan Dituduh Narkoba!
Ketua DPP KNPI Haris Pertama.[Twitter/@knpiharis]

BeritaHits.id - Kabar mengejutkan datang dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama.

Pasalnya, rumah dari pelapor Permadi Arya alias Abu Janda telah diteror oleh orang tak dikenal.

Haris Pertama mengatakan teror tersebut terjadi di rumahnya di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Mengagetkannya, rumahnya itu hampir digeledah oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) dengan alasan bahwa Haris memakai narkoba.

Baca Juga:Abu Janda Sebut Islam Arogan, Ini Kata Wali Kota Bandung

Melalui akun Twitter barunya, Haris Pertama menuturkan OTK yang menerornya selalu menggunakan pola yang sama, yakni menuduhnya sebagai pengguna narkoba. Haris mengatakan dirinya tidak akan pernah memakai barang haram tersebut.

"Ternyata polanya selalu dengan cara mengindikasikan saya sebagai pemakai Narkoba. Insya Allah tidak akan pernah barang haram itu masuk ke tubuh saya," jelas @knpiharis seperti dikutip Suara.com pada Senin (1/2/2021).

Haris Pertama bahkan menantang dan mempersilahkan OTK tersebut untuk mencari cara menjebloskan dirinya ke penjara.

"Silahkan kalian cari cara bagaimana menjebloskan saya ke penjara atau dengan cara-cara memfitnah saya. Bergerak Pemuda Indonesia. Apapun yang terjadi," tegasnya.

Pelapor Abu Janda Diteror! Rumah Mau Digeledah dan Dituduh Narkoba (twitter.com/knpiharis)
Pelapor Abu Janda Diteror! Rumah Mau Digeledah dan Dituduh Narkoba (twitter.com/knpiharis)

Haris Pertama Diteror, Siapa OTK-nya?
Diketahui bahwa Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama dan Sekretaris Jenderal KNPI Jackson AW Kumaat, telah melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri, terkait dugaan rasisme pada aktivis Papua, Natalius Pigai.

Baca Juga:Geledah Kediaman Pelaku, Polisi Temukan Sabu di Kaus Kaki Pink Bocah

Menyadur dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Haris Pertama menuturkan belakangan ini rumahnya di Matraman sering disambangi OTK. Mereka terlihat kerap bolak-balik menyambangi kediamannya dan bertanya tentang keberadaan Haris.

"Rumah saya juga diteror oleh orang tidak dikenal. Padahal di rumah saya ramai oleh teman-teman KNPI, tapi tetap saja masih mondar-mandir," terangnya.

Akibatnya, Haris Pertama langsung mengimbau seluruh anggota DPP KNPI dan pengurus di daerah, agar berhati-hati dan dapat menjaga diri.

Bahkan, Haris Pertama turut menduga orang yang meretas akun Twitter miliknya dan OTK yang menerornya adalah profesional dan bukan orang sembarangan.

"Saya menduga, orang yang meretas akun Twitter saya dan melakukan teror terhadap saya adalah orang yang profesional dan bukan sembarangan," ucapnya.

Meski demikian, Haris Pertama menegaskan bahwa dirinya tak bermaksud menuduh pihak mana pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak