Panas! Eks Kepala BIN Sindir Politikus yang Sengaja Pelihara Abu Janda

"Kalau mau cari buzzer ya yang profesional, yang ahli di bidangnya, jangan seperti orang itu (Abu Janda)," terang

Reza Gunadha | Hernawan
Senin, 01 Februari 2021 | 14:36 WIB
Panas! Eks Kepala BIN Sindir Politikus yang Sengaja Pelihara Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda [ANTARA/Livia Kristianti]

"Semua berpulang pada politikus yang terkait bisnis apa ya, itu harus menyadari bahwa pikiran-pikiran untuk memelihara buzzer harus dihilangkan. Agar rakyat fokus pada krisis ekonomi dan penanganan Covid-19," kata Kiai As'ad Said Ali.

Kiai As'ad Said Ali selanjutnya menegaskan, sejak buzzer diberikan tempat dalam perpolitikan, situasi panas terus terpelihara.

Terlebih lagi, Abu Janda kata dia seringkali mempertajam pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Oleh sebab itu, Kiai As'ad Said Ali meminta para politikus yang masih mau menggunakan jasa buzzer apalagi sekelas Abu Janda untuk lebih cermat.

Baca Juga:Pelapor Abu Janda Diteror: Rumah Mau Digeledah dan Dituduh Narkoba!

Menurut Kiai As'ad Said Ali, ada kriteria buzzer yang harus dipenuhi agar menjadi seorang profesional. Sebab menurutnya, seorang buzzer tidak hanya harus memiliki kompetensi untuk bisa ngomong saja.

"Kalau mau cari buzzer ya yang profesional, yang ahli di bidangnya, lalu berpendekatan pada intelektualisme, tidak asal bisa ngomong terus dapat panggung di mana-mana," terang Kiai As'ad Said Ali.

Kiai As'ad Said Ali berani berbicara demikian karena dia tahu, di balik suara buzzer, ada imbalan yang berasal dari pihak tertentu.

Padahal, suara buzzer menurut Kiai As'ad Said Ali justru malah membuat gaduh dan kepentingan bangsa menjadi terabaikan.

"Akhirnya kepentingan bangsa menjadi terabaikan. Saya berani bicara karena ada kepentingan untuk membikin situasi ini (panas) terus, karena (demi) penghasilan (para buzzer) lah," tandas Kiai As'ad Said Ali.

Baca Juga:Viral Gadis Dilamar Dosen Pembimbing Skripsi, Publik: Mahasiswa Online Apes

Lebih lanjut, Kiai As'ad Said Ali berharap, adanya Kapolri Listyo Sigit Prabowo, angin segar terhembus dan tercipta iklim baru dalam demokrasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak