BeritaHits.id - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan adanya upaya gerakan kudeta merebut partai dari dirinya.
Berdasarkan informasi yang didapatnya, AHY menuturkan bahwa gerakan kudeta ini berhubungan dengan Pilpres 2024.
Hal tersebut AHY sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat.
Pidato itu disiarkan secara Live melalui kanal Youtube miliknya Agus Yudhoyono, berjudul "Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono" pada Senin (1/2/2021) siang.
Baca Juga:Ferdinand: Jika Tak Terbukti, Sama Saja Demokrat Menabuh Genderang Perang
AHY menjelaskan, menurut kesaksian dan informasi yang didapatnya, gerakan kudeta itu melibatkan sejumlah pejabat penting pemerintahan yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan dan dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bahkan, diketahui pelaku gerakan ini berjumlah lima orang yang terdiri dari satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu. Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan.
Lebih lanjutnya AHY mengatakan, gerakan tersebut sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Presiden Jokowi.
AHY menyatakan, pengambilalihan posisi Ketua Umum Partai Demokrat akan dijadikan kendaraan bagi yang bersangkutan sebagai calon presiden di Pemilu 2024.
Berikut isi pidato AHY soal upaya kudeta PD yang berhubungan dengan Pilpres 2024:
Baca Juga:Siapa 5 Orang yang Disebut AHY Terlibat Gerakan Ambil Alih Demokrat?
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum Wr. Wb.