Dalam video tersebut terlihat sejumlah wanita mengenakan baju merah muda mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Terlihat jelas jarum suntik menembus lengan wanita bernama Cecile Lasco, pekerja pendukung dari The Rekai Centre, fasilitas perawatan jangka panjang.

Video tersebut juga dipotong, kemudian ditampilkan video ketiga yang memperlihatkan Christine Elliott, Menteri Kesehatan Provinsi Ontario, Kanada.
Teks dalam bahasa Inggris yang ditempelkan ke video jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berbunyi: “Menteri Kesehatan Ontario Mempromosikan Vaksin Flu… Tetapi kenapa dia cekikikan … lol soalnya JARUMNYA PALSU.” Video sebenarnya direkam di tahun 2019 dan memperlihatkan Elliot menerima suntikan flu rutin, bukan vaksin Covid-19.
Video tersebut kemudian kembali dipotong dan ditambahkan adegan para pembawa acara dari Fox & Friends, acara berita pagi di jaringan Fox News, mengenai vaksinasi.
Baca Juga:Selain Indonesia, COVAX Juga Distribusikan Vaksin COVID-19 ke Karibia
Teks dalam bahasa Inggris di adegan di video itu diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai: "Jangan merasa bersalah Canucks. Pembawa acara Fox news Brian Kilmeade terjebak dalam penipuan yang sama."
Foto pembawa acara Fox News Brian Kilmeade saat divaksinasi tersebut merupakan gambar tangkapan layar dari video berita yang ditayangkan oleh Fox News pada 16 September 2019.
Pembawa acara tersebut menerima suntikan vaksin flu, bukan vaksin Covid-19.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut pemimpin dunia menggunakan jarum palsu saat suntik vaksin Covid-19 adalah klaim yang keliru.
Baca Juga:IDI Positif Target Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes Tercapai, Ini Alasannya
Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.