"Hahaha la gimana harusnya, bukannya aku dong yang nguber gini juga. Ini momen sekali seumur hidup. Tanggung jawabnya gimana," tukasnya.
"Setidaknya anda dulu yang bicara baik-baik sama saya, nyari saya, bukannya aku yang nguber-nguber gini," tambahnya tegas.

Kisah ini membuat publik berdebat. Banyak warganet membela sepasang pengantin yang telah dirugikan, tetapi segelintir lain memihak fotografer karena sudah memberi penjelasan.
"Ini gak bisa sepenuhnya nyalahin fotografer sih karena kemungkinan dia gak bisa dihubungi mungkin takut atau sedang mencoba ke sana kemari untuk recovery, tapi ya sudahlah memang sekali seumur hidup sih, tapi lo nikah pas corona saja sudah bersyukur," ujar @helloimfai.
Baca Juga:Demi Konten, Pengiklan Jasa Kencan Khoirul Anam Mengaku Menikah
"Foto ulang nder di studio juga gapapa, sewa gaun dan biaya make up dibicarakan dengan fotografer pembagiannya," timpal @hapispakepe.
"Jangan dibiasain ini repnya 'yasudah ikhlasin saja'. Ini mah namanya resiko pekerjaan. Kalaupun ada kesalahan atau gimana setidaknya hubungi klien maksudnya lu seenggaknya bertanggung jawab atas pekerjaan lo," tegas @proudnetijen.
"Asli kalau gue ada di posisinya pengantin, gue datangin fotografer terus ngamuk, nyesek," sahut @anayadiza.