BeritaHits.id - Bidang peternakan menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Tidak hanya kambing ataupun sapi, ternak burung Murai Batu pun bisa menghasilkan pundi-pundi uang untuk memperkaya diri.
Hal itu diungkap oleh pria pemilik akun TikTok @thecrewgrahambrk yang tak kenal lelah berjuang membangun peternakan burung Murai Batu meski dihina oleh tetangga.
Berkat perjuangannya, kini usaha burung Murai Batu miliknya semakin maju. Pria dengan 29 ribu pengikut itu bisa berbangga hati dan membungkam omongan tetangga yang dahulu sempat meremehkannya.
Dalam salah satu video, pemilik peternakan burung Murai Batu tersebut memamerkan uang segopok yang menjadi salah satu aset besarnya.
Baca Juga:Bukannya Antar Makanan, Driver Ojol Malah Habiskan Makanan Pelanggan
Terlihat di sana beberapa pack uang yang satu paketnya terdiri atas lembaran uang Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Apabila ditaksir, kata dia uang tersebut bisa menembus angka ratusan juta atau malah miliaran rupiah.

Pria tersebut memberikan tips singkat bagaimana akhirnya dia bisa meraih angan membesarkan usaha ternak burung Murai miliknya.
Sambil memperlihatkan ke kamera uang-uang yang dipaket rapi, pria itu mengatakan bahwa salah satu kunci suksesnya adalah kejujuran.
"Kejujuran, di mana orang tersebut kalau sudah jujur, gampang meraih prestasi. Gampang dan mudah sekali meraih cita-citanya. Tapi kalau saya kasih uang ratusan juta atau miliaran juta, dia tidak bisa menggunakan, ya zonk dan tidak akan balik modal. Jadi jalani dulu praktiknya, baru kita bicara modal. Punya gak sesuatu yang diinginkan, kalau gak punya ya zonk, buat apa, percuma," ujarnya seperti dikutip Suara.com pada Senin (15/2/2021).
Sebelumnya, dalam video terpisah, pria tersebut juga memamerkan bangunan yang dibuat khusus untuk beternak burung Murai Batu. Tak tanggung-tanggung, rumah itu terbilang luas dan terdiri atas 3 lantai.
Baca Juga:Viral Video Preman Palak Uang, Respons Tukang Sate Ini Rebut Perhatian
Sambil memerkan bangunannya, pria itu mencurahkan isi hatinya saat diremehkan oleh para tetangga. Usut punya usut, dia mendapat perlakuan tak menyenangkan itu karena memilih beternak hewan lain dari orang-orang biasa.
- 1
- 2