Ade Armando: Kesombongan Anies Baswedan soal Banjir, Langsung Dibalas Alam

Ade Armando menyebut kesombongan Anies Baswedan terkait banjir, sudah dijawab oleh alam semesta.

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Senin, 22 Februari 2021 | 18:44 WIB
Ade Armando: Kesombongan Anies Baswedan soal Banjir, Langsung Dibalas Alam
Ade Armando (YouTube/CokroTV).

Menurut Anies, yang ditirukan Ade, hal itu tercapai akibat program gerebek lumpur yang dilakukannya bersama jajarannya.

"Kesombongan itu yang langsung dijawab alam. Pada pertengahan Februari, ketinggian air di Cipinang Melayu sampai 1,5 meter. Anies terus saja nyatakan terkendali. Jika pada 9 Februari menyebut hanya ada 116 RT yang terkena banjir, kini saat wilayah banjir meluas dia tak lagi bicara soal angka,” ungkapnya.

Kesombongan lain yang diurai Ade soal Anies adalah soal Anies tak mau melanjutkan program yang sudah dilakukan gubernur terdahulu seperti Jokowi dan Ahok.

Padahal, dia bersama jajarannya dinilai tahu persis apa yang harus dilakukan.

Baca Juga:Banjir di Rawa Buaya Surut Lebih Cepat, Ketua RT Beberkan Kekurangan Anies

“Seperti pada saat kampanye, kata dia banjir bisa diatasi dengan manajemen arus air. Jika Ahok melakukan normalisasi seperti melebarkan sungai agar air dengan cepat menuju ke laut, dia malah menghapusnya. Dia justru bilang program Ahok tak tepat, karena seharusnya air itu jangan langsung dibuang ke sungai, tapi sebaiknya diserap bumi," tuturnya.

Karena itulah Anies beranggapan jika yang dibangun bukanlah gorong-gorong, tetapi memastikan air menyerap ke tanah, tanpa perlu ada penggusuran.

"Dia juga bilang akan lakukan naturalisasi, pembaruan ekosistem, perbanyak tanaman tepi sungai, mengganti dinding sungai jadi kawasan hijau. Tapi semua tak pernah jelas, tak ada eksekusi yang jelas. Sudah naturalisasi Ahok dihapus, normalisasi juga tak dijalankan,” paparnya.

Anies pula lah yang disebut-sebut Ade telah memotong anggaran penanggulangan banjir pada 2019 lalu, dari Rp 800 miliaran menjadi cuma Rp 300 miliaran.

Alhasil usai 2020 hujan ekstra turun, banjir langsung terjadi di mana-mana.

Baca Juga:Begini Strategi Anies Tangani Pengungsi Banjir Terinfeksi Covid-19

“Dia tak juga mencegah agar petaka 2020 terulang, dia cuma banyak berdoa agar hujan tak turun. Dan terbukti doa-doa tak manjur, ibu kota terendam pada 2021," tukasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak