facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ferdinand: Kerumunan Jokowi di NTT Sangat Berbeda dengan Kasus Rizieq

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara Rabu, 24 Februari 2021 | 20:53 WIB

Ferdinand: Kerumunan Jokowi di NTT Sangat Berbeda dengan Kasus Rizieq
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikerumuni oleh sejumlah masyarakat saat mengunjungi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). (Tangkap layar/ist)

Ferdinand memastikan kerumunan Jokowi di NTT berbeda dengan kasus kerumunan Rizieq Shihab

BeritaHits.id - Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menegaskan, kerumunan yang terjadi saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Maumere, Nusa Tenggara Timur berbeda dengan kasus kerumunan Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan oleh Ferdinand melalui akun Twitter miliknya @ferdinandhaean3.

Ferdinand menyebut, kerumunan Jokowi tak bisa disamakan dengan acara pernikahan putri Rizieq Shihab beberapa waktu lalu.

"Kerumunan kunjungan pak @jokowi di NTT sangat berbeda dengan kerumunan acara pernikahan putri Rizieq Shihab," kata Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga: Kritisi Kerumunan Jokowi, Rocky Gerung: Bisa Menaikkan Elektabilitas

Ferdinand menjelaskan, insiden kerumunan yang terjadi saat Jokowi berada di dalam mobil di tengah jalanan tersebut terjadi secara spontan.

Jokowi tidak menyebar undangan bahkan tak juga menyiapkan tenda sebagai tempat kerumunan warga.

Ferdinand sebut kerumunan Jokowi di NTT beda dengan kasus Rizieq (Twitter/ferdinandhaean3)
Ferdinand sebut kerumunan Jokowi di NTT beda dengan kasus Rizieq (Twitter/ferdinandhaean3)

Selain itu, Ferdinand menyebut Jokowi selalu memberikan contoh dengan mengenakan masker.

"Jokowi tak mengundang, tak menyiapkan tenda untuk kerumunan dan Jokowi selalu tampak menunjuk maskernya agar warga juga pakai masker," ungkap Ferdinand.

Eks politisi Partai Demokrat tersebut meyakini, insiden kerumunan tersebut merupakan bentuk euforia warga yang bertemu dengan kepala negara mereka.

Baca Juga: Jokowi Terjang Hujan di Sawah, Istana: Paspampres Ada Tak Bisa Jalan Duluan

"Spontanitas euforia dan histeria yang tak direncanakan," tukas Ferdinand.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait