facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pernah Puji Gubernur Sulsel yang Diciduk KPK, Tsamara PSI: Saya Kecewa

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara Minggu, 28 Februari 2021 | 10:40 WIB

Pernah Puji Gubernur Sulsel yang Diciduk KPK, Tsamara PSI: Saya Kecewa
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dihadirkan saat Konferensi pers terkait penetapannya sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tsamara mengaku tak menyangka, sosok yang sempat dipujinya sebagao tokoh antikorupsi kini diciduk KPK

BeritaHits.id - Ketua DPP PSI Tsamara Amany mengaku kecewa berat dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang ditangkap KPK.

Melalui akun Twitter miliknya @tsamaradki, Tsamara mengaku tak menyangka sosok yang dianggapnya bersih kini justru tersandung kasus korupsi.

"Tentu saja kecewa sekali rasanya," kata Tsamara seperti dikutip Suara.com, Minggu (28/2/2021).

Tsamara mengenal Nurdin sebagai tokoh bersih dan anti korupsi. Hal itu yang membuatnya dan juga PSI percaya untuk mengusung Nurdin dalam Pilkada Sulsel.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Begini Reaksi PDIP

Terlebih, Nurdin juga pernah meraih Bung Hatta Anti Corruption Award.

Kariernya sebagai Bupati Bantaeng juga menorehkan prestasi besar. Nurdin dianggap sebagai pemimpin yang berhasil.

Namun, Tsamara tak menyangka setelah Nurdin dilantik menjadi gubernur, Nurdin justru terciduk KPK.

Tsamara Amany tak menyangka Nurdin Abdullah terseret korupsi (Twitter/tsamaradki)
Tsamara Amany tak menyangka Nurdin Abdullah terseret korupsi (Twitter/tsamaradki)

"Saya dulu begitu percaya beliau tokoh bersih dan antikprupsi. Bilai dapat Bung Hatta Anti Corruption Award dan dianggap sukses di Bantaeng. Siapa sangka?" ungkap Tsamara.

Tsamara mengaku mendukung penuh upaya KPK mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Nurdin.

Baca Juga: Kisah Wabup OKU ke Lokasi Pelantikan Pakai Baju Tahanan, Tangan Diborgol

"Jika terbukti, saya dukung KPK. Saya 100 persen dukung KPK mengusut," tukasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait