Cabut Perpes Investasi Miras, Mahfud MD: Pemerintah Tak Alergi Kritik

Pencabutan Perpres ivestasi miras disebut oleh Mahfud MD sebagai bukti pemerintah tidak anti kritik

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Rabu, 03 Maret 2021 | 13:54 WIB
Cabut Perpes Investasi Miras, Mahfud MD: Pemerintah Tak Alergi Kritik
Menkopolhukam Mahfud MD. [Suara.com/Mahfud MD]

BeritaHits.id - Menteri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut dicabutnya Perpres investasi minuman keras (miras) merupakan bukti bahwa pemerintah tak alergi terhadap kritik dan saran dari rakyat.

Hal itu disampaikan oleh Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya @mohmahfudmd.

"Ketika ada kritik tentang izin unvestasi untuk daerah-daerah tertentu maka pemerintah mencabutnya. Jadi pemerintah tak alergi terhadap kritik dan saran," kata Mahfud MD seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/3/2021).

Tak hanya mengenai pencabutan izin investasi miras, kebijakan mengenai vaksinasi juga disebut oleh Mahfud MD merupakan bentuk penyerapan aspirasi dari rakyat.

Baca Juga:Minta Pemerintah Larang Keseluruhan Miras, MUI Tak Ingin Generasi Jongkok

Mahfud menjelaskan, awalnya pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19 untuk kelas bawah dan berbayar untuk kelas tertentu.

Komentar Mahfud MD soal perpres investasi miras dicabut (Twitter.mohmahfudmd)
Komentar Mahfud MD soal perpres investasi miras dicabut (Twitter.mohmahfudmd)

Namun, kebijakan tersebut mendapatkan kritik. Rakyat menuntut agar vaksinasi digratiskan untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali.

"Pemerintah terima kritik itu dan gratiskan vaksin untuk semua," ungkap Mahfud.

Setelah kebijakan vaksin gratis untuk seluruh rakyat, pemerintah kembali dikritik untuk memberikan izin terhadap perusahaan-perusahaan melakukan vaksin secara mandiri.

"Ada lagi kritik harusnya perusahaan-perusahaan yang mau lakukan vaksinasi secara mandiri diizinkan. Ok, pemerintah izinkan," ungkap Mahfud MD.

Baca Juga:Singgung 'Presiden Boneka', Rocky Gerung: UU Omnibus Law yang Harus Dicabut

Mahfud MD menegaskan, pemerintah selalu terbuka menerima kritik dan saran dari rakyat asalkan kritik dan saran tersebut memenuhi syarat.

"Asal rasional sebagai suara rakyat, maka pemerintah akomodatif terhadap kritik dan saran," ujarnya.

Pasalnya, Mahfud meyakini kritik adalah vitamin yang harus diserap ke tubuh pemerintah.

"Kritik adalah vitamin yang harus diserapkan ke tubuh pemerintahan," tukasnya.

Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras

Presiden Jokowi mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak