Viral Pengunjung Lempar Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil, Publik Geram

Pengunjung dengan mobil pelat D ini dikabarkan melempar sampah plastik ke mulut kuda nil yang sedang terbuka.

Reza Gunadha | Hernawan
Senin, 08 Maret 2021 | 16:45 WIB
Viral Pengunjung Lempar Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil, Publik Geram
Viral pengunjung lempar sampah ke mulut kuda nil (Twitter/hiboorans).

BeritaHits.id - Kisah seorang wanita yang mendapati salah satu rombongan mobil di taman safari melempar sampah plastik ke mulut hewan kuda nil baru-baru ini menyita perhatian.

Aksi pelempar sampah yang membahayakan kelangsungan hidup kuda nil tersebut langsung banjir cibiran, salah satunya dari presenter kondang Irfan Hakim.

Adanya kasus pelemparan sampah ke mulut kuda nil tersebut diungkap oleh pemilik akun Instagram @cyntiactcete dan telah tersiar ke berbagai platform media sosial lainnya.

Dilihat dari unggahan jejaring Twitter @hiboorans pada Senin (8/3/2021), wanita bernama Cyntia itu berkisah bahwa mobil pelat D di depannya melempar sampah ke mulut kuda nil.

Baca Juga:Video Wali Kota Blitar Joget Abaikan Prokes, Polisi Panggil Panitia Acara

Kata dia, kuda nil saat itu memang sedang berada di tepian. Terlihat di sana, ada tangan satu orang keluar dari mobil dan mengayungkan sampah plastik ke arah kuda nil.

Viral pengunjung lempar sampah ke mulut kuda nil (Twitter/hiboorans).
Viral pengunjung lempar sampah ke mulut kuda nil (Twitter/hiboorans).

"Pas mangap eh dilemparnyalah sampah plastik ke dalam mulutnya," tulis dia seperti dikutip beritahits.id.

Cyntia kemudian mengaku memberi tahu pihak taman safari terkait kasus hal ini selepas dia selesai kunjungan.

Dia mengatakan, sekarang ini kuda nil tersebut sudah tertangani dan sampahnya sudah dimuntahkan.

Meski begitu, aksi pelemparan sampah terhadap binatang tersebut tetap saja tidak bisa dibenarkan. Sampai-sampai dia mengaku sangat heran.

Baca Juga:Kerap Dikelilingi Wanita, Hotman Paris Bongkar Rahasia Menohok

"Sosialisasi dan edukasi membuang sampah pada tempatnya itu sudah ada dari zaman dulu perasaan. Emang sih terlihat sepele. Tapi ternyata tidak semua orang nerapin," ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak