Kisah Nenek Cari Barang Bekas hingga Dini Hari Hanya Demi Upah Rp 25 Ribu

Nenek Nani harus mencari barang bekas atau rongsokan sendiri tanpa didampingi suaminya.

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani
Selasa, 09 Maret 2021 | 12:04 WIB
Kisah Nenek Cari Barang Bekas hingga Dini Hari Hanya Demi Upah Rp 25 Ribu
Kisah Nenek Nani yang mencari barang bekas hingga dini hari. (Twitter/@pringgaft)

BeritaHits.id - Sebuah kisah mengharukan tentang seorang nenek yang berjuang untuk tetap hidup dengan mencari barang rongsokan.

Kisah itu dibagikan oleh akun Twitter @pringgaft. Akun tersebut menceritakan tentang sosok nenek yang kerap disapa Emak Nani.

Dalam cuitan tersebut, nenek Nani diketahui berusia 66 tahun. Dirinya harus mencari barang bekas di tengah malam hingga dini hari.

"Siapa yang tega melihat seorang ibu usia renta yang harus mencari rongsok di tengah malam hingga dini hari? Usianya yang sudah menginjak 66 tahun, Emak Nani harus berjuang untuk tetap hidup," cuit akun tersebut, dikutip Suara.com.

Baca Juga:Kisruh Asmara Kaesang, Gibran Justru Beri Pendapat Mengejutkan

Nenek Nani harus mencari barang bekas atau rongsokan sendiri tanpa didampingi suaminya.

Setiap kali mengumpulkan barang bekas dalam satu karung besar, ia hanya mendapatkan upah sebesar Rp 25 ribu.

Kisah Nenek Nani yang mencari barang bekas hingga dini hari. (Twitter/@pringgaft)
Kisah Nenek Nani yang mencari barang bekas hingga dini hari. (Twitter/@pringgaft)

Berdasarkan akun tersebut, Nenek Nani tidak bisa mengandalkan anak-anaknya.

"Tanpa didampingi suami, Emak Nani harus mengumpulkan rongsok dengan upah Rp 25 ribu untuk setiap karung besar. 'Ya gimana lagi a, kalau nggak ngerongsok ya nggak punya uang buat makan, ngandelin anak juga sama-sama susah' Setiap harinya, paling banyak hanya 2 karung yang dapat Emak kumpulkan," lanjut akun tersebut.

Dalam foto, terlihat Nenek Nani tampak renta dan rambutnya sudah mulai memutih. Dia terlihat sedang mengumpulkan barang bekas untuk mendapatkan upah Rp 25 ribu.

Baca Juga:Viaduk Solo Dihantam Banjir, Ini Rencana Gibran

Dirinya diketahui hidup bersama anaknya yang merupakan kuli panggul di Stasiun Kiaracondong.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak