facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Hirup Uap Panas Teh Herbal Bisa Sembuhkan Covid-19?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara Rabu, 10 Maret 2021 | 21:32 WIB

CEK FAKTA: Hirup Uap Panas Teh Herbal Bisa Sembuhkan Covid-19?
Fakta hirup uap panas teh herbal sembuhkan Covid-19 (Turnbackhoax.id)

Benarkah menghirup uap panas teh herbal bisa sembuhkan Covid-19? Simak penjelasan berikut!

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Spanish Pediatrics Association, menyatakan menghirup uap air panas justru berpotensi menimbulkan luka bakar.

Dalam situs kesehatan Cochrane, pengobatan dengan cara menghirup uap panas untuk mengobati penyakit pilek yang disebabkan oleh rhinovirus merupakan pengobatan yang tidak efektif.

Uap panas bisa menghancurkan partikel virus yang menempel pada permukaan benda, tetapi virus tidak bisa dihancurkan jika telah masuk ke dalam tubuh manusia.

Fakta hirup uap panas teh herbal sembuhkan Covid-19 (Turnbackhoax.id)
Fakta hirup uap panas teh herbal sembuhkan Covid-19 (Turnbackhoax.id)

Profesor di Wits University di Afrika Selatan, Sandy van Vuuren mengatakan daun umhlonyane atau artemisia yang telah digunakan oleh tabib di Afrika untuk mengobati penyakit pernapasan memang berhasil untuk penyakit yang disebabkan bakteri.

Baca Juga: Vaksinasi Tahap Dua: Fokus Prioritaskan Tenaga Kependidikan

Namun, pengobatan tersebut tidak bisa untuk mengobati penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus, termasuk Covid-19.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut menghirup uap panas teh herbal bisa sembuhkan Covid-19 adalah klaim yang keliru.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Massal Jateng, Jokowi: Manajemen Rapi dan Prosesnya Lancar

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait