
Puncak Keributan
Puncaknya, keributan terjadi pada tanggal 3 Maret 2021. Ibu pemilik rumah mengingatkan secara baik-baik pada ibu mertua tetangganya itu. Sayangnya, ibu mertua tetangga malah tak terima dan memanggil tetangga yang lain.
"Marah-marah pula tetangganya padahal nggak tahu apa-apa. Lalu si Sosro ikutan marah-marah sampai dorong-dorong bapakku dan ngancam-ngancam," tulis warganet tersebut.
Warganet tersebut juga menceritakan kronologi saat si tetangga menyerang adiknya.
Baca Juga:Pria Menangis Sesenggukan Melepas Hewan Peliharaan, Videonya Bikin Nyesek
"Posisi adikku ada di belakang ortuku, adikku menghindar jadi nggak kena tuh serangannya. Otomatis karena sebel dan membela diri adikku bales nyeranglah. Dah dilerai sama tetangga-tetangga," lanjutnya.
Keluarga warganet tersebut dilaporkan ke polisi
Sehari setelahnya, pihak keluarga si warganet dan tetangga yang berkonflik diundang ke kantor kelurahan dan telah menemui titik terang. Pihak tetangga mau memperbaiki pipa buangan air.
Namun, pada Jumat 5 Maret 2021, adik warganet tersebut dipanggil polisi karena telah dilaporkan oleh si tetangga.
"You know guys, itu ternyata penangkapan, adikku langsung ditahan 1x24 jam sampai esok harinya. Adikku sama keluargaku tentunya merasa sangat dibohongi," tulis warganet itu.
Baca Juga:Gadis Cantik Kamarnya Mepet Jalan Raya, Cara Ganti Baju Bikin Publik Cemas
Minta damai dengan kompensasi