Respons Publik
Aksi pemotor melintasi jalanan desa yang dipenuhi jemuran padi tersebut menuai pro dan kontra di kalangan warganet.
"Tahu gak sih setiap gue nginjek padi orang, gue berasa bersalah seumur hidup padahal gak ada jalan lain lagi," komentar Dendraa disertai emoji sedih.
"Kalau gue sehabis lewat padi orang serasa bersalah banget. Soalnya jalan satu-satunya yang bisa diakses," ujar Madokur.
Baca Juga:Warganet Kecam Aparat Desa yang Semprot Guru Pengunggah Jalan Rusak
"Padahal memang tujuannya naruh di pinggir jalan biar dilinder padinya ngebalik dan keringnya merata," balas Gathar.
"Sering banget lewat jemuran gabah. Tapi kalau ada jalan lain mending lewat jalan lain sih walau katanya gak papa tapi gak enak ngelindes punya orang," timpal Ratau.
Pengunggah sendiri mengatakan, kendaraan melintasi di atas padi yang dijemur itu sudah hal limrah di pedesaan.
"Buat yang belum ngerti, kendaraan melintas di atas padi yang dijemur itu sudah lumrah ya kalau di jalan-jalan pedesaan," ungkapnya.
Sudah ditonton sampai jutaan kali, untuk melihat video itu, klik di sini.
Baca Juga:Dikira Punya Gangguan, Seorang Kakek Ternyata Lakukan Ini untuk Cari Nafkah