BeritaHits.id - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie meminta agar publik tidak terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode. Menurutnya, wacana tersebut sengaja digulirkan sebagai jebakan.
Hal itu disampaikan oleh Jimly melalui akun Twitter miliknya @jimlyas.
"Jangan ada yang terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode," kata Jimly seperti dikutip Suara.com, Selasa (16/3/2021).
Jimly menyebut, ide wacana masa jabatan bertambah menjadi 3 periode merupakan ide yang buruk dan sengaja digulirkan sebagai jebakan.
Baca Juga:Curiga Skenario 3 Periode, Tudingan Amien Rais Seperti Menampar Muka Jokowi
"Ini ide yang buruk dari semua seginya dan cuma digulirkan sebagai jebakan saja," ungkap Jimly.

Jimly menegaskan, bangsa Indonesia tidak membutuhkan perpanjangan masa jabatan presiden.
Ia meminta agar ide perubahan terbatas UUD tidak dikaitkan dengan wacana presiden 3 periode.
"Kalau ada ide perubahan perubahan terbatas UUD, jangan kaitkan dengan isu 3 periode ini," tukas Jimly.
Isu Presiden 3 Periode
Baca Juga:Jokowi Tak Mau Tiga Periode, Rizal Ramli: Ucapan Sering Tidak Sesuai
Isu mengenai renvana memperpanjang masa jabatan presiden menjadi presiden sudah muncul sejak 2019 lalu.