Diusir All England, Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ramai-ramai Kritik BWF

Para atlet bulu tangkis memprotes BWF usai mengusir tim Indonesia dari pertandingan bergengsi All England

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:36 WIB
Diusir All England, Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ramai-ramai Kritik BWF
Sejumlah atlet bulutangkis melakukan latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Atlet bulu tangkis protes ke BWF (Instagram)
Atlet bulu tangkis protes ke BWF (Instagram)

Bahkan, Marcus juga meminta agar pemain lain yang sebelumnya dinyatakan positif kembali menjalani tes lainnya untuk memastikan kondisi mereka.

"Agar adil, orang yang telah dinyatakan positif harus menjalani tes lain karena benar-benar kami tidak percaya lagi pada tes Covid-19 yang mereka jalankan. karena seperti yang Anda lihat, tujuh kasus positif dapat berubah menjadi tujuh kasus negatif hanya dalam satu hari," ungkapnya.

Protes juga dilancarkan oleh atlet bulu tangkis Jonatan Christie. Ia mendesak agar BWF bertanggungjawab.

"@bwf.official harus bertanggungjawab!" ungkap Jonathan lewat akun Instagram @jonatanchristie.

Baca Juga:Menyatu Jadi Warganet, Kang Emil Beri Kritik Menohok ke All England dan BWF

Atlet bulu tangkis protes ke BWF (Instagram)
Atlet bulu tangkis protes ke BWF (Instagram)

Setali tiga uang, atlet Fajar Alfian juga melayangkan kritik keras kepada BWF.

Fajar menuding BWF sudah berlaku tidak adil terhadap pemain Indonesia.

"Harus bertanggungjawab! Tidak adil! @bwf.official," ungkap Fajar lewat akun Instagram @fajaralfian95.

Keterangan BWF

BWF lewat keterngan resminya mengaku menyesal dengan apa yang terjadi. Namun mereka dan Panitia All England 2021 disebut tidak bisa berbuat apa-apa lantaran regulasi itu merupakan wewenang pemerintah Inggris.

Baca Juga:Didiskualifikasi Dari All England 2021, Tim Indonesia Dibela Warganet Dunia

"Sementara kami menyesali konsekuensi yang tidak menguntungkan ini, BWF dan Badminton England akan terus mengikuti semua protokol yang disyaratkan oleh Pemerintah Inggris dan otoritas kesehatan setempat untuk memastikan keselamatan semua peserta," tulis BWF.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak