Pengamen Ngamuk Beri Perlakuan Tak Sopan Diduga Gegara Tak Dikasih Uang

"Tampang doang sangar, beraninya sama cewek. Nggak malu sama tato," timpal warganet.

Rifan Aditya | Nur Afitria Cika Handayani
Minggu, 21 Maret 2021 | 10:04 WIB
Pengamen Ngamuk Beri Perlakuan Tak Sopan Diduga Gegara Tak Dikasih Uang
Pengamen ngamuk gara-gara tak diberi uang. (Instagram/Info_cilegon)

BeritaHits.id - Sebuah video beredar di jejaring media sosial memperlihatkan seorang pengamen yang mengamuk kepada seorang wanita. Video itu viral.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @info_cilegon. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria bertato. Dia tampak mengamuk kepada seorang wanita yang tengah merekam kejadian tersebut.

Pria tersebut diketahui seorang pengamen jalanan. Dia tampak mengenakan kaus tanpa lengan berwarna hitam.

Dia tampak mencoba memukul wanita yang suaranya terekam dalam video tersebut. Berdasarkan unggahan itu, pria tersebut marah lantaran tidak diberi uang saat mengamen.

Baca Juga:Jajan Rujak dari Bocah Gegara Kasihan, Wanita Ini Kaget Pas Lihat Isinya

"Pengamen anak punk tidak dikasih (uang) malah balik nggak sopan sama wanita," tulis akun tersebut, dikutip BeritaHits.Id.

Dalam video tersebut, wanita itu terdengar melawan pria bertato itu. Wanita itu tampak berani berteriak kepada si pengamen itu.

"Pengamen macam apa anda? Nggak dikasih aja anda," ujar wanita tersebut.

Pengamen ngamuk gara-gara tak diberi uang. (Instagram/Info_cilegon)
Pengamen ngamuk gara-gara tak diberi uang. (Instagram/Info_cilegon)

Pria itu pun kemudian pergi saat si wanita berteriak. Namun, tiba-tiba dirinya membalikkan badan dan tampak seperti ingin memukul wanita itu menggunakan jaketnya.

Berdasarkan unggahan tersebut, kejadian itu terjadi di Pasar Kranggot Cilegon, Banten. Sejumlah konsumen di pasar tersebut mengaku sering menemui kejadian pengamen yang mengamuk karena tidak diberi uang.

Baca Juga:Viral Kisah Kakek Penjual Taoge Goreng Sejak Zaman Presiden Soekarno

Akan tetapi, penjual dan pembeli yang ada di pasar tersebut mengaku tidak berani untuk menegur pengamen tersebut.

"Kejadian di Pasar Keranggot Cilegon. Konsumen pasar pun pada banyak yang bilang ke saya kalau sering kejadian begitu dengan pengamen tapi mereka nggak ada yang berani," tulis akun tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Polres Cilegon pun mengatakan akan segera menindaklanjuti untuk menertibkan pengamen dan anak punk yang dinilai meresahkan masyarakat.

"Terima kasih Sobat Polre Cilegon atas informasinya, akan segera kami tindaklanjuti bersama instansi terkait untuk menertibkan pengamen, anak punk dan kegiatan yang meresahkan masyarakat," ujar akun Instagram @polres_cilegon.

Video unggahan itu pun menjadi perbincangan warganet. Mereka juga tampak memberikan berbagai respon dalam kolom komentar.

"Meresahkan emang, harus ditindak tegas," ujar warganet.

"Tampang doang sangar, beraninya sama cewek. Nggak malu sama tato," timpal warganet.

"Meresahkan banget ini mah namanya," komentar warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak