Gereja Dibom, Habib Husein: Kami Buka Masjid, Melindungi Umat Agama Lain

"Jika terus serang gereja, maka kami akan buka masjid untuk melindungi tokoh agama dan umat beragama Kristen, Protestan, Katolik, maupun umat beragama lain," kata Habib Husein

Rifan Aditya | Hernawan
Rabu, 31 Maret 2021 | 07:52 WIB
Gereja Dibom, Habib Husein: Kami Buka Masjid, Melindungi Umat Agama Lain
Habib Husein soal bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar (YouTube).

"Bagi saya ya nyatanya terorisme ada di depan kita dan harus jadi PR kita bersama," tukasnya.

Habib Husein tak menampik bahwa terosis mengatasnamakan agama dalam setiap langkahnya melakukan aksi.

Bukan tanpa alasan, dia menyebut agama seksi apabila hendak dijadikan alat propaganda dan bisa jadi pelaku salah menafsirkannya.

"Teroris itu mengatasnamakan agama karena seksi dijadikan propaganda atau karena mereka dibuat salah paham menafsirkan agama," tutur Habib Husein.

Baca Juga:Wanita Ini Sengaja Masak Ikan Arwana Besar, Warganet Menjerit Teringat Uang

"Yang membantah teroris beragama ya beragama, tapi salah dalam menafsirkannya. Kalau dianggap tidak beragama, ya berarti itu bukan tindakan seorang beragama," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, bom bunuh diri meledak di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) lalu.

Pihak kepolisian menyebut pelaku bom Makassar merupakan pasutri yang baru menikah pada Agustus 2020 lalu.

Si pria berinisial L, melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar bersama istrinya YSF. L dikonfirmasi masuk dalam jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca Juga:Eks Bomber Bali Ungkap Banyak yang Rebutan Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak