Kocak! Daftar jadi Tentara Malah Dikerjai Komandan, Ternyata Teman Bapaknya

Calon taruna tersebut tampak tak sadar jika ia sedang dikerjai oleh teman ayahnya.

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo
Kamis, 01 April 2021 | 14:27 WIB
Kocak! Daftar jadi Tentara Malah Dikerjai Komandan, Ternyata Teman Bapaknya
Tes masuk TNI malah dikerjai teman ayahnya (Youtube)

BeritaHits.id - Kisah seorang calon taruna TNI yang dikerjai oleh komandan saat akan menjalani tes masuk viral di media sosial. Pemuda tersebut jadi sorotan dan seakan ditandai oleh sang komandan karena selalu dipanggil dan diajak berbicara.

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Army Cahnnel Indonesia (Bang Army), tampak beberapa pemuda duduk rapi di selasar gedung.

Mereka tampak kompak mengenakan baju berwarna putih dan juga celana hitam, tak lupa dengan masker yang menutupi mulut dan hidung mereka.

Jadi sorotan sang komandan

Baca Juga:Kena Kritik Warganet, Cowok Ini Jor-joran Bungkus Makanan di Restoran AYCE

Salah satu pemuda yang mendaftar tampaknya sudah ditandai oleh sang komandan. Sosok pemuda yang bertubuh sedikit lebih besar dari teman-temannya itu lantas dipanggil dengan sebutan gendut.

"Gendut!" panggil Komandan.

"Siap," jawab calon taruna.

"Ndut! Ah, jangan loading lama kalau saya panggil ndut 'Siap!' gitu harusnya, Ndut! Hei lambat," ucap sang komandan.

Tes masuk TNI malah dikerjai teman ayahnya (Youtube)
Tes masuk TNI malah dikerjai teman ayahnya (Youtube)

Diminta menjawab dengan suara lantang

Baca Juga:Driver Ojol Jemput Penumpang Pakai Harley, Publik: Orang Kaya Gabut

Dalam video tersebut, sosok pemuda tersebut terus saja mendapat perlakuan berbeda dari sang komandan. Hanya ia yang terus-terusan dicecar dengan perintah untuk berbicara lebih lantang dan tidak lambat saat merespons panggilan atau perintah.

Tak tanggung-tanggung sang komandan bahkan meminta si pemuda itu untuk menjawab dengan lantang, sekeras mungkin hingga suaranya memecahkan kaca jendela.

"Ahhh, ndak bergetar kaca itu. Nanti saya ganti kalau pecah," ucap sang komandan.

Dikerjai teman ayahnya

Alasan pemuda tersebut  terus-terusan jadi sorotan sang komandan bukanlah karena ia melakukan kesalahan atau kecurangan. Penyebabnya adalah bahwa sang komandan merupakan teman dari ayah pemuda tersebut.

"Anak Tentara Dikerjain Saat Daftar TNI, Tes Mental Calon TNI," tulis keterangan dalam unggahan saluran Youtube Army Channel Indonesia (Bang Army).

Komentar warganet

Beberapa warganet yang melihat video itu lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku terhibur dengan aksi kocak sang komandan saat mengerjai anak temannya yang akan menjadi calon taruna TNI.

"Lucu om army," tulis warganet dengan akun Fitri Ani.

"Nonton ketawa-ketawa sendiri, inilah yang bikin mereka kangen semasa mereka lulus," tulis warganet lain dengan akun wak Esports.

"Ahahah ngakak gila," tulis warganet dengan akun dika tri s.

"Wkwkwkwk habis lah kau dikerjain," tulis warganet lain dengan akun Jufriady ady.

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak