Putri Korban Bom Terorisme: Kangen Sama Mamah

"Suka kayak cemburu kalo orang-orang lain itu masih bisa ketemu sama mamahnya," kata Sarah.

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani
Kamis, 01 April 2021 | 14:43 WIB
Putri Korban Bom Terorisme: Kangen Sama Mamah
Korban Bom Terorisme (YouTube/BNPB)

BeritaHits.id - Indonesia tengah diguncang aksi terorisme dalam sepekan terakhir. Pada Minggu (28/3) pagi, bom meledak di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Belum genap sepekan, Mabes Polri menjadi sasaran aksi teror penembakan pada Rabu (31/3) petang.

Rentetan peristiwa teror ini langsung menuai kecaman dari pemerintah dan publik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT) lantas membagikan sebuah video yang mengungkap kisah pilu penyintas korban terorisme.

BNPT mengungkap salah satu cerita mengenai penyintas korban terorisme bernama Iwan Setiawan. Iwan merupakan korban dari pengeboman Kedubes Australia atau yang biasa disebut Bom Kuningan pada 2004.

Dalam ledakan yang menewaskan 9 orang itu, Iwan kehilangan istri, pekerjaan, dan penglihatannya. Ia berani menceritakan pengalaman traumatisnya dengan harapan masyarakat mengetahui dampak mengerikan aksi terorisme.

Baca Juga:Pasca Teror Bom, DPR Minta Polri Tingkatkan Pengawasan Objek Vital

"Dampak dari kejadian bom itu saya kehilangan mata kanan saya, cacat permanen. Mata kanan tidak bisa melihat lah," ungkap Iwan seperti dikutip dalam akun YouTube BNPT, Kamis (1/4).

Tidak hanya Iwan, keluarganya juga mengalami dampak psikis yang besar akibat aksi pengeboman itu. Putri Iwan, Sarah Darien Salsabila mengungkap dengan pilu bagaimana fisik sang ayah yang sudah berubah.

Tangisan Korban Bom (YouTube/BNPB)
Tangisan Korban Bom (YouTube/BNPB)

"Menurut Sarah, tidak ada yang berubah dari ayah, masih kayak dulu. Walaupun fisiknya sudah berubah, namun cintanya gak pernah berubah," tutur Sarah.

Tak kuasa menahan tangisan, Sarah mencurahkan kerinduannya kepada sang ibu yang tewas dalam tragedi itu. Ia mengaku pedih harus kehilangan sang ibu di usianya yang masih anak-anak.

"Gak bisa ngomong apa-apa sih sebenarnya, tapi cuma mau bilang kangen aja sama mamah. Suka kayak cemburu kalau orang-orang lain itu masih bisa ketemu sama mamahnya. Masih bisa ngobrol," kata Sarah

Baca Juga:BIN Bantah Isu Kepolisian Sengaja Kaitkan FPI dengan Aksi Terorisme

"Tapi di usia yang masih kecil, Sarah harus belajar menerima kehilangan," sambungnya. "Tanpa mamah, tanpa bisa ngerasain rasa cinta seperti dari orang-orang di sekitar. Misal dibawakan bekal ke sekolah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak