Sindir Halus, Said Didu Minta Mahfud MD Buat Perpu Presiden Bebas Prokes

Sindiran tersebut disampaikan oleh Said Didu usai Presiden Jokowi menghadiri pesta pernikahan artis yang menimbulkan kerumunan.

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Minggu, 04 April 2021 | 15:31 WIB
Sindir Halus, Said Didu Minta Mahfud MD Buat Perpu Presiden Bebas Prokes
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana (kiri) menyalami pasangan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Sabtu (3/4/2021). [Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden]

BeritaHits.id - Eks Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk membuat peraturan mengenai acara yang dihadiri oleh presiden atau pejabat boleh bebas aturan protokol kesehatan.

Permintaan itu disampaikan oleh Said Didu menyusul kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara pesta pernikahan artis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

Melalui akun Twitter @msaid_didu, Said Didu menyindir agar pemerintah memperjelas situasi tersebut dengan mengeluarkan peraturan.

"Bapak prof @mohmahfudmd yth, agar jelas apakah bisa dibuat saja Perpu tentang semua acara yang dihadiri oleh presiden atau pejabat lain bebas dari aturan prokes," kata Said Didu seperti dikutip Beritahits.id , Minggu (4/4/2021).

Baca Juga:Unggah Foto Jokowi di Nikahan Atta-Aurel, Akun Kemensetneg Disemprot Ernest

Tak hanya itu, Said Didu juga meminta agar pemerintah mengeluarkan aturan yang menjelaskan para pendukung pemerintah diizinkan menggelar acara yang menimbulkan kerumunan.

Bahkan, Said Didu juga mengungkit soal UU ITE yang tidak berlaku untk buzzer dan pejabat.

"Perpu tentang semua pendukung pemerintah boleh lakukan kerumunan, UU ITE tidak berlaku untuk buzzerp dan pejabat. Sekadar nanya," ungkap Said Didu.

Said Didu minta Mahfud MD keluarkan aturan presiden boleh bebas prokes (Twitter/msaid_didu)
Said Didu minta Mahfud MD keluarkan aturan presiden boleh bebas prokes (Twitter/msaid_didu)

Kedatangan Jokowi di acara pernikahan Atta dan Aurel juga mendapatkan kritik pedas dari publik.

Tak hanya Presiden Jokowi, Atta dan Aurel juga turut mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menjadi saksi pernikahannya.

Baca Juga:Kritik Jokowi Hadiri Pernikahan Atta Aurel, Farhat Abbas Bantah Pansos

Warganet menilai bahwa kedatangan Jokowi dianggap tidak penting. Sebab, menurut mereka masih banyak hal-hal penting yang masih harus diurus.

Tak hanya itu, Eks Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul juga mengkritik kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke acara pesta pernikahan artis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

Dalam cuitannya, Tengku Zul membandingkan dengan peristiwa serupa yang dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Kala itu, Anies menghadiri pesta pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Publik mendesak agar Anies dicopot dari jabatannya sebagai gubernur dan dipanggil polisi karena dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Namun, menurut Tengku Zul kini para buzzer terdiam saat Presiden Jokowi menghadiri pesta pernikahan seorang artis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak