alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mudik Dilarang Tapi Wisata Dibuka, Fadli Zon: Namanya Wisata Mudik

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani Jum'at, 09 April 2021 | 08:19 WIB

Mudik Dilarang Tapi Wisata Dibuka, Fadli Zon: Namanya Wisata Mudik
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon (Dok. DPR)

"Wisata pulang kampung," sahut warganet.

BeritaHits.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengkritik kebijakan larangan mudik oleh Pemerintah Indonesia. Kritikan ini dilayangkan setelah pemerintah tetap membuka wisata.

Melalui akun Twitter, Politikus Partai Gerindra itu tidak habis pikir dengan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona. Ia nampak mengomentari sebuah berita mengenai protes larangan mudik.

Menurutnya, akan ada jenis wisata baru jika mudik dilarang sementara wisata diperbolehkan. Ia menyebutnya "wisata mudik".

"Kalau mudik dilarang dan wisata dibolehkan, maka akan ada jenis wisata baru, wisata mudik (dengan emoji tertawa)," cuit Fadli Zon di akun Twitter seperti dikutip dari BeritaHits.Id, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Tegas! Ridwan Kamil ke PNS Jabar: Tidak Boleh Mudik

Sontak postingan Fadli Zon tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian besar dari mereka menyetujui pendapat Fadli Zon dan mengkritik kebijakan pemerintah.

Cuitan Fadli Zon Soal Mudik. (Twitter/@fadlizon)
Cuitan Fadli Zon Soal Mudik. (Twitter/@fadlizon)

"Betul pak, bilang aja kami sekeluarga ingin wisata ke daerah A misalnya," saran warganet.

"Seluruh kerabat dan handai tolan kumpul di bonbin aja," tambah yang lain.

"Wisata pulang kampung," sahut warganet.

"Alah kalau mau pulkam ya pulkam saja susah amat. Aturan kok mencla-mencle. Di mana-mana juga udah rame, coba yang ngelarang sekali-sekali ngampung dulu jalan-jalan rame di mana-mana. Biar gak mencla mencle," kritik warganet.

Baca Juga: Berkunjung ke Kota Solo, Fadli Zon Bicara Masalah Terorisme

"Kan negeriku negeri dagelan pak. Banyak pelawaknya. Lihat saja di ILK," sindir warganet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait