Keji! Pesan 50 Es Kelapa Tak Dibayar, Motor Penjual Malah Dibawa Kabur

Pesanan 50 bungkus es kelapa tak dibayar, motor milik si penjual juga ikut dibawa kabur

Rifan Aditya | Chyntia Sami Bhayangkara
Jum'at, 16 April 2021 | 07:42 WIB
Keji! Pesan 50 Es Kelapa Tak Dibayar, Motor Penjual Malah Dibawa Kabur
Ilustrasi pencurian. (Pixabay/mohamed_hassan)

BeritaHits.id - Seorang penjual es kelapa baru saja ditipu mentah-mentah oleh oknum pembeli. Pesanan 50 bungkus es kelapa tak dibayar, belum lagi ia harus kehilangan motor miliknya.

Kisah itu dibagikan oleh akun Twitter @sunda_fess. Akun tersebut mengunggah foto tangkapan layar curhatan penjual es kelapa di sebuah grup Facebook.

Awalnya, Kang Oteng, penjual es kelapa itu, mengaku mendapatkan pesanan 50 bungkus es kelapa untuk acara buka bersama di sebuah masjid.

Sang pemesan meminta agar Kang Oteng mengantarkan 50 bungkus es kelapa itu ke masjid yang telah ditunjuknya.

Baca Juga:Viral Suami Kencing Bernanah Karena Selingkuh, Istri Tak Tahu Apa-apa

Ia mengantarkan 50 bungkus es kelapa itu beserta si pemesan es ke lokasi.

"Saya langsung iyakan, saya antar yang beli es pakai motor satu-satunya yang saya punya, sementara istri gantian nungguin lapak jualan," kata Kang Oteng seperti dikutip Beritahits.id, Jumat (16/4/2021).

Penjual es kelapa kena orderan palsu, motor dibawa kabur (Twitter/sunda_fess)
Penjual es kelapa kena orderan palsu, motor dibawa kabur (Twitter/sunda_fess)

Setibanya di masjid, si pemesan meminta Kang Oteng untuk menunggu. Tak lama kemudian, ia kembali datang dan meminjam motornya untuk mengambil uang.

"Dia kembali sambil bilang 'Mas pinjam motornya mau ambil uang buat bayar esnya'. Saya turun dan persilakan dia pakai motor saya tanpa pikir aneh-aneh," ungkapnya.

Namun, setelah menunggu lama si pemesan dan motor miliknya tak juga kembali.

Baca Juga:Viral Puluhan Remaja Terlibat Perang Sarung, Motifnya Bikin Ngelus Dada

Ia mencoba menanyakan ke warga sekitar masjid mengenai rencana acara buka bersama di masjid tersebut. Namun, ia terkejut saat mendengar jawaban warga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak