alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai Lagu TikTok, Publik Sarankan Ini

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani Kamis, 22 April 2021 | 09:40 WIB

Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai Lagu TikTok, Publik Sarankan Ini
Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)

Suasana itu membuat sang wanita yang sedang hamil tua merasa sangat stres.

BeritaHits.id - Curhatan seorang wanita yang merasa terganggu dengan suara toa masjid saat membangunkan sahur menjadi viral. Ia dibuat emosi saat toa masjid tidak berhent-henti mengumandangkan sahur dengan lagu TikTok.

Protes wanita yang sedang hamil ini kemudian disebarkan oleh akun Twitter @SeputarTetangga. Hingga berita ini dibuat, curhatan itu telah disukai lebih dari 3.800 pengguna.

"Lagu TikTok dimainkan melalui toa mushola? Hal-hal yang lebih buruk tercantum di sini," tulis akun @SeputarTetangga seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Kamis (22/4/2021).

Wanita ini mengaku cukup membenci suara toa mushola di dekat kontrakannya. Pasalnya, suara toa untuk membangunkan sahur dinilai terlalu berlebihan.

Baca Juga: Curhat Pilu Wanita Tak Kunjung Hamil, Sering Diejek hingga Sempat Keguguran

"Min salah gak sih kalau aku benci sama suara mushola deket kontrakan aku? Setiap bulan puasa itu kan ada yang suka bangunin sahur di mushola, tapi di mushola disini terlalu berlebihan min," curhat wanita itu.

Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)

"Kalau di musholla lain kan bangunin sahur secukupnya, misal bangunin sahur beberapa kali terus berhenyi, nanti beberapa menit lagi bangunin lagi. Terus pas sahur udah kan gak bangunin lagi paling cuma ngaji-ngaji itu juga suaranya alus enak didenger," sambungnya.

Suara sahur di mushola dekat wanita tinggal ini disebut tidak berhenti berjam-jam. Semakin parah, volume yang sangat besar dan orang yang berbicara berteriak-teriak.

"Kalau musholaku beda. Dari jam 2 lewat sampai imsak yang bangunin sahir itu ngerocos mulu mulutnya. Banyangin min, dia bangunin sahur pakai toa volume yang gede banget terus dia teriak-teriak yang gak perlu diomong kayak penyiar radio," beber wanita itu.

Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)

"Pakai salam-salam ke nama tetangga, nanya-nanya masak apa, ngomongin 2 hari diguyur hujan, lagu TikTok disetel segala, kalau lagunya selesai balik lagi teriak-teriak sahur. Pokoknya persis penyiar radio dan gak masuk akal," lanjutnya.

Baca Juga: Mie Instan di Rumah Sering Hilang, Warganet Ketawa Pas Tahu Pelakunya

Suasana itu membuat sang wanita yang sedang hamil tua merasa sangat stres. Tak hanya itu, wanita ini juga mengaku suasana rumah tangganya menjadi tidak enak setiap sahur lantaran suami sering marah-marah.

"Aku stres banget kondisi lagi hamil tua, denger suara gitu sampai tingkat yang aku pingin teriak karena gak kuat sama suaranya. Suami aku juga marah-marah karena dia kan kerjanya 12 jam terus harus berangkat pagi," curhat wanita itu.

Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Wanita Protes Suara Sahur Toa Masjid Pakai TikTok. (Twitter/@SeputarTetangga)

"Dia marah sendiri sih gak ke aku, cuma suasana rumah jadi gak enak min. Tiap sahur tuh kita jadi diem-diem karena suara-suara itu. Aku juga ngebayangin kalai ada yang sakit atau punya bayi gimana. Mau komplen tapi aku cuma pendatang, takut kena masalah," tutupnya.

Curhatan itu langsung banjir komentar dari warganet. Mereka ramai memberikan saran kepada wanita itu untuk mengatasi suara toa masjid yang berlebihan tersebut setiap sahur.

"Coba lapor polisi. Kalau ditanggapi ya syukur, kalau nggak ya coba cara lain. Kenapa bisa dilaporkan polisi? Karena ada dasar hukumnya," saran warganet.

"Hal kaya gini perlu disikapi bijak sama tokoh agama setempat seharusnya kayak panitia ramadhan, atau pengurus mesjid, termasuk perangkat desa juga. Coba aja complain baik-baik, komunikasi terlebih sendernya kan hamil besar, walaupun pendatang tapi ketenangan penting," saran lainnya.

"Saya kebetulan pengurus masjid dan ketua panitia ramadhan tahun ini. Di tempat kami tidak akan demikian. bahkan ketika pelantang/sound system kemarin malam dipakai untuk melantangkan sholat jamaah isya, saya mematikannya. Udara dan ketenangan lingkungan adalah hak milik bersama," ujar warganet.

"Cek ombak dulu aja. Coba tanya-tanya ke tetangga deket rumah, mereka keganggu gak dengan suaranya. Kalau emang sama-sama keganggu, bisa sama-sama ngomong baik-baik ke pak RT. Dan pak RT-nya pun menurutku misal negur juga gak perlu nyebut nama siapa-siapa aja yang lapor," tambah warganet yang lain.

"Solusinya coba direkam pas lagi siarin lagu TikToknya, lalu jalan ke sumber suara (lokasi mushola), kasih tau alamat detailnya, posting dengan mention akun-akun agama (menteri, ansor, pak sahal, habib2 dan lainnya) dan akun pemerintah setempat. Manjur harusnya," saran warganet.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait