Tangis Diduga Anak Kru KRI Nanggala-402: Mau Lihat Papa untuk Terakhir Kali

Seorang pengguna Twitter yang diduga anak dari salah satu kru KRI Nanggala-402 ingin melihat sang ayah untuk terakhir kalinya.

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Minggu, 25 April 2021 | 11:28 WIB
Tangis Diduga Anak Kru KRI Nanggala-402: Mau Lihat Papa untuk Terakhir Kali
Kapal Selam KRI Nanggala 402 sedang berlayar di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014) dalam Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014. [Antara/Eric Ireng]
Curhat anak kru KRI Nanggala-402 (Twitter)
Curhat anak kru KRI Nanggala-402 (Twitter)

Untaian doa dan dukungan dari warganet terus membanjiri akun milik Aura. Tak sedikit warganet memberikan semangat kepada Aura yang harus kehilangan anggota keluarganya saat bertugas.

Salah satunya Intelektual Muda Nadhlatul Ulama, Ulil Abshar Abdala yang turut memberikan doa untuk Aura.

"Mbak, kami ikut bersedih yang amat mendalam bersama Mbak dan keluarga. Semoga Allah melimpahkan kesabaran dan ketabahan. Semoga doa-doa kami semua sedikit meringankan Mbak dan keluarga," ujar Ulil.

KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam

Baca Juga:Tenggelam, KRI Nanggala 402 Seperti Diinjak 10 Ekor Gajah

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut kapal selam Nanggala-402 tenggelam. Sebab, TNI AL dan tim pencarian lainnya menemukan bukti otentik kalau kapal selam tersebut.

"Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti otentik menuju fase tenggelammnya KRI Nanggala," kata Hadi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Puspen TNI, Sabtu (24/4/2021).

TNI AL menemukan bukti-bukti otentik yang dapat dipastikan merupakan bagian dari kapal selam KRI Nanggala 402. Bukti-bukti tersebut dapat terangkat karena kapal selam diduga mengalami tekanan air dari kedalaman 850 meter.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan bukti-bukti otentik itu ditemukan oleh tim pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi posisi kapal selam Nanggala-402 itu menyelam.

"Yang diyakini merupakan bagian atau komponen yang melekat di dalam kapal selam," kata Yudo.

Baca Juga:Berduka KRI Nanggala Tenggelam, Sri Mulyani Ajak Publik Heningkan Cipta

Tim pencarian meyakini kalau barang-barang temuan itu milik KRI Nanggala-402 karena bukan merupakan benda yang dimiliki masyarakat pada umumnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak