Sontak, pengakuan itu sangat menggegerkan publik. Bagaimana tidak, Presiden Jokowi sendiri telah melarang masyarakat mudik lebaran demi mencegah penyebaran Covid-19.
Cuplikan video saat Pilkada Solo
Namun setelah ditelusuri, video yang beredar di TikTok itu ternyata diambil tahun lalu. Tepatnya berasal dari cuplikan video wawancara Jokowi terkait Pilkada Solo yang diunggah YouTube KompasTV pada 16 November 2020.
Dalam wawancara itu, Jokowi ditanya apakah akan kembali ke Solo untuk membantu Gibran di Pilkada Solo. Secara tegas, ia menyebut hanya kembali ke Solo untuk nyekar ke makam orang tua.
Baca Juga:Sidang Rizieq, Anak Buah Anies Dicecar soal Jokowi Hadiri Pernikahan Artis
"Jadi selama ada Pilkada di Solo, saya pulang sekali dan itu malam. Saya hanya nyekar saja ke orang tua. Kemudian malam itu juga saya kembali lagi dan nginepnya di Jogja," aku Jokowi dalam wawancara itu.
"Ya untuk menjaga agar tidak ada suara-suara (soal dirinya membantu Gibran kampanye di Pilkada Solo)," sambungnya dalam video berjudul "Jokowi: Anak-anak Saya Punya Hak Politik Ikut Pilkada - EKSKLUSIF ROSI (Bag 4)" itu.
Jokowi juga mengaku Gibran melarangnya ke Solo agar tidak membuat publik berprasangka kedatangannya untuk menyukseskan kemenangan sang anak di Pilkada Solo.
"Ya salah satunya dia ngomong seperti itu (Gibran melarang mudik). Bilang, 'Ya bapak gak usah ke Solo dulu'," kata Jokowi.
Pernyataan Jokowi itu yang kini disalahgunakan dalam narasi ngotot mudik ke Solo meski telah dilarang. Karena itu, narasi tersebut dipastikan palsu.
Baca Juga:Digoda Emak-emak Bermobil, Jokowi Mendadak Jongkok Bikin Paspampres Terdiam