"Lagian ramen yang udah ada logo halalnya ramen mana si? Paling no pork no lard doang yang berkeliaran," kata warganet.
"Istilah yang ngejual daging babi itu selain ada kata kata kayak pork atau b2 itu apa lagi sih?," tanya warganet.
"Dimana-dimana resto, reataurant, pokoknya tempat makan pasti ada warningnya makanan non halal. Geli banget apalagi di mall indo mayoritas muslim. Hadeh bikin konten ngadi-ngadi gak masuk akal. Makin meresahkan," tegur warganet.
"Lagian di menunya tulisannya gimana?," komen warganet.
Baca Juga:Tips Buka Puasa Virtual Seru, Buat Kamu yang Rindu Bukber
"Biasanya waitersnya ngasih tau kok kalau itu non halal. Kalau pakaian kita berkerudung gitu, soalnya aku dulu gitu. Sama waiternya dikasih tau kalau ini non halal kak," ungkap warganet.
"Pentingnya mencari tahu menu suatu tempat makan agar tidak kecelik seperti ini," saran yang lain.
Sementara itu, akun Twitter @txtdrkuliner juga memberikan saran agar tidak salah saat mau bukber di mal.
"Saran nih: Kalau mau cari yang udah pasti halal, cari yang ada logo halal MUI nya, karena untuk mengurus sertifikat halal di MUI itu susah dan lama," tulis @txtdrkuliner.
Tak hanya itu, akun ini turut menjelaskan istilah pork yang berarti mengandung babi dan haram.
Baca Juga:Masuk di Jalur TransJakarta, Begini Ending Porsche Putih
"Kalau cuma tulisan no pork gimana min? Pork itu artinya daging babi, bukan olahan babi. Meski enggak ada daging babinya bisa aja babinya ada dikandungan lain (kaldunya, saosnya, minyaknya)," jelasnya.