alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Benarkah KRI Nanggala 402 Tenggelam Ditembak Rudal Prancis?

Dany Garjito Selasa, 27 April 2021 | 13:45 WIB

CEK FAKTA: Benarkah KRI Nanggala 402 Tenggelam Ditembak Rudal Prancis?
Kapal Selam KRI Nanggala 402 sedang berlayar di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014) dalam Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014. [Antara/Eric Ireng]

Narasi yang menyebutkan KRI Nanggala 402 tenggelam karena ditembak rudal Prancis viral. Benarkah demikian?

BeritaHits.id - Beredar narasi KRI Nanggala 402 tenggelam karena ditembak rudal kapal selam Prancis. Narasi tersebut dibagikan oleh akun Twitter @plato_ids.

Pada 25-26 April, @plato_ids mencuitkan sejumlah narasi terkait KRI Nanggala 402 tenggelam. Salah satu yang mencuri perhatian adalah narasi yang menyebutkan bahwa KRI Nanggala 402 tenggelam karena dirudal kapal selam Prancis SSN Emeraude.

"Terjadi persaingan bisnis kapal selam antara Perancis dan Jerman," demikian narasi yang dicuitkan akun tersebut.

Terdapat empat unggahan yang menyebut KRI Nanggala 402 pada akun Twitter tersebut sampai Senin (26/4) malam.

Baca Juga: Sosok Kru KRI Nanggala-402 Gugur Sertu Eki Setiawan di Mata sang Ayah

Narasi yang menyebutkan KRI Nanggala 402 tenggelam karena ditembak rudal Prancis mendapat lebih dari 200 komentar, 300 retweet, dan 500 likes dari warganet.

Benarkah KRI Nanggala 402 tenggelam karena ditembak rudal kapal selam Prancis?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran ANTARA, narasi KRI Nanggala 402 tenggelam karena ditembak rudal kapal selam Prancis adalah hoaks.

Tidak ada sumber resmi yang menyatakan penembakan terhadap KRI Nanggala 402.

Baca Juga: Soal Galang Dana Beli Kapal Selam, Said Didu: Kenapa Kalian Kok Ngamuk?

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan bahwa KRI Nanggala 402 tenggelam bukan karena kesalahan manusia, tetapi karena faktor alam.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait