facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tolak OPM Disebut Teroris, Pigai: Pasti Papua Dijadikan Area Pembantaian

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo Selasa, 27 April 2021 | 17:05 WIB

Tolak OPM Disebut Teroris, Pigai: Pasti Papua Dijadikan Area Pembantaian
TPNPB-OPM tembak anggota Brimob. (TPNPB-OPM)

Natalius Pigai: Ada skenario besar di balik label teroris.

BeritaHits.id - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai memberikan pernyataan keras bahwa ia menolak pelabelan OPM sebagai teroris. Ia menduga ada skenario besar dibalik pelabelan itu.

Dalam cuitan-cuitan yang ia unggah di akun Twitter @NataliusPigai2, Senin (26/4/2021) Pigai menyebut bahwa dirinya patriotik dan nasionalis dengan menolak OPM dicap sebagai teroris.

"Saya justru patriotik dan Nasionalis karena demi negara saya menolak OPM dicap teroris," tulisnya.

Pigai khawatir, dengan dicap teroris maka Papua akan dijadikan area pembantaian layaknya Suriah. Ia juga me-mention akun Twitter Presiden Jokowi dalam cuitan tersebut.

Baca Juga: Satu Brimob Gugur saat Baku Tembak dengan KKB di Puncak

"Karena dengan dicap teroris sudah pasti Papua dijadikan area pembantaian seperti Suriah. Bukan tidak mungkin dunia isolasi Papua untuk humanitarian intervention @jokowi," sambungnya.

Cuitan Natalius Pigai soal OPM (twitter.com/@NataliusPigai2)
Cuitan Natalius Pigai soal OPM (twitter.com/@NataliusPigai2)

Sebelumnya, Pigai juga sudah membuat sebuah cuitan yang menyebut ada skenario besar di balik pelabelan teroris. 

"Ada skenario besar di balik label teroris. Penerapan DOM & Pembantaian Genoside Rakyat, Hamba Tuhan secara sistematis," tulis Pigai.

"Label teroris ini hanya justifikasi untuk kampanye ke luar negeri bahwa Jakarta bantai teroris untuk dapat simpati Internasional. @usembassyjkt," pungkasnya.

Menanggapi cuitan tersebut para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka tak sepakat dengan apa yang dituliskan oleh Pigai.

Baca Juga: Umat Muslim di Papua Buka Puasa Dengan Menggelar Acara Bakar Batu

"Kebiadaban KKB sudah merenggut nyawa Guru, Anak Sekolah, warga sipil, dan Angota TNI Kekejaman KKB Sejajar dengan Teroris, jadi harus segera dimusnahkan," tulis warganet dengan akun @DS_yan***.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait