"Keluarga juga mengundang untuk tidurnya di Ndalem Njero, di kamar yangg dulu digunakan Kyai Ageng Besari. Sebuah kehormatan luar biasa, karena selama ini tidak pernah digunakan untuk tidur dan tidak ada yg diizinkan untuk tidur di kamar itu," lanjutnya.
"Malam itu tidur sendirian di Ndalem Njero hingga saat sahur. Sebuah kamar besar, yangg terasa teduh, tenang dan amat nyaman. Kayunya amat tua hingga ada lapisan yg membuatnya jadi terkesan keabu-abuan. Dipan asli sdh tdk digunakan, potensi rapuh akibat usia yang amat panjang," lanjutnya.
Perjalanan ziarah dan silaturahmi ini menurut Anies telah menuntaskan niat dan keinginannya. Ditambah lagi dengan pengalaman bermalam di Ndalem Njero yang dinilai sangat menyenangkan dan luar biasa.
"Tuntas sudah niat silaturahmi dengan dzuriyah Kyai Ageng Besari. Sebuah kehangatan silaturahmi yang luar biasa. Dan, pengalaman bermalam di kamar itu adalah pengalaman yang menyenangkan, yang extra-ordinary," pungkasnya.
Baca Juga:4.371 Pekerja Media Terima Vaksin Covid-19 Tahap 2 di Kantor Anies