"Saya merestui anak saya ikut seleksi kapal selam. Dari sekian seleksi, diambil 23 termasuk anak saya. Kemudian pendidikan 9 bulan peempatan langsung di KRI Nanggala," tambahnya.
Ketika ditanya Najwa Shihab soal harapan kedepannya, Endah tampak tak bisa membendung air mata.
Endah memohon kepada pemerintah untuk tetap dan segera mengevakuasi kru KRI Nanggala-402 bagaimanapun hasilnya.
"Saya sebagai orang tua, semoga pemerintah segera mengevakuasi ABK KRI Nanggala-402. Apapun itu saya ikhlas dan harapan saya semoga cepat diangkat dan bisa pulang ke keluarga masing-masing untuk kesempatan melihat terakhir kalinya. Itu harapan saya sebagai orang tua," tuturnya.
Baca Juga:Tak Bisa Tidur, Istri Kru KRI Nanggala-402 Masih Berharap Suami Pulang
Merespons hal itu, Asisten Perencana (Asrena) KASAL, Laksamana Muda TNI Muhammad Ali mengatakan, pihaknya akan meneruskan harapan keluarga KRI Nanggala-402 itu.
"Memang sesuai permintaan pihak keluarga, umumnya mereka minta evakuasi dan ini dari bapak KASAL akan meneruskan permintaan ini kepada panglima TNI, dan panglima TNI ke presiden untuk upaya mengevakuasi," terang Laksamana Muda TNI Muhammad Ali.
"Kita saat ini tetap berada di peraiaran utara Bali. tetap melakukan evakuasi alat-alat apa yang bisa kita angkat sekarang dengan menggunakan KRI kita maupun bantuan asing," sambungnya.