BeritaHits.id - Politikus PSI Muannas Alaidid kembali angkat bicara soal penagkapan Munarman yang diduga terlibat terorisme. Kali ini ia mengomentari permintaan Partai Demokrat kepada Polri untuk memperlihatkan bukti kuat keterlibatan Munarman dalam tindak terorisme.
Lewat sebuah cuitan yang diunggah di akun Twitter @muannas_alaidid, Kamis (29/4/2021) Muannas menyampaikan bahwa dengan bermodalkan informasi intelijen saja polisi bisa menyidik terduga terorisme.
"Suruh baca Demokrat soal alat bukti UU Terorisme, hanya bermodal informasi intelejen saja polisi sudah bisa menyidik terduga terorisme," tulis Muannas seperti dikuti BeritaHits.id, Kamis (29/4/2021).
Muannas lantas menyinggung soal baiat ISIS hingga saksi yang menyebut Munarman hadir dalam kasus bom Katedral.
Baca Juga:Viral Video Sebut Munarman Masuk Hotel Bersama Perempuan Bernama Lily Sofia
"Apalagi ini soal baiat ISIS ada banyak saksi yang terlibat bom katedral sebut munarman hadir diperkuat sejumlah video ikrar sumpah yang beredar," lanjutnya.

Sebelumnya, Muannas juga sempat mengunggah cuitan mengenai pernyataan Amnesty Internasional yang menyebut Densus 88 Antiteror melanggar HAM saat menangkap Eks Sekretaris Umum FPI Munarman.
"Jangan sok humanis. HAM mestinya dipakai untuk melindungi masyarakat banyak, bukan disalahgunakan bela jaringan teror bahkan kelompok bersenjata di Papua," tulis Muannas Alaidid dalam cuitannya, Kamis (29/4/2021).
Lebih lanjut Muannas menegaskan tentang perintah konstitusi bahwa negara wajib melindungi segenap bangsa Indonesia dan keutuhannya.
"Perintah konstitusi negara wajib melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia serta keutuhan wilayahnya," ujarnya lagi.
Baca Juga:Isdianto Resmi Gabung Partai Demokrat, Siap Gantikan Apri Sujadi?