Viral Video Pria Sindir Bau Alat Vital Wanita, Dihujat Habis-Habisan

"Harus nandai ini muka untuk gak diterima di lapangan kerja," kata warganet.

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani
Minggu, 02 Mei 2021 | 14:31 WIB
Viral Video Pria Sindir Bau Alat Vital Wanita, Dihujat Habis-Habisan
Viral Aksi Tiga Pria Sindir Bau Alat Vital Wanita. (TikTok/@naffzuraizzi_)

Ada berbagai penyebab bau tidak sedap pada vagina, dari mulai keringat yang menumpuk bakteri di kulit menyebabkan pH tidak seimbang.

Bisa juga disebabkan air mani vagina sehingga area sensitif tersebut jadi lebih asam, hingga pemakaian pembalut yang terlalu lama saat menstruasi.

Tenang, beberapa hal bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina, seperti mengutip Insider, Jumat (2/4/2021).

1. Pastikan kebersihan vagina dengan baik

Baca Juga:Baik Hati, Bocah Ini Keliling Jalanan Demi Beri Makan Kucing Liar

Meskipun vagina bisa membersihkan dirinya sendiri, dengan mengeluarkan cairan putih atau yang berwarna bening. Namun mencuci area di luar vagina setiap hari dengan sabun dan air yang tepat akan menjaga vagina tidak berbau.

2. Hindari produk pembersih beraroma

Ingat jika kulit vagina sangat sensitif, maka jika menambahkan produk pewangi di area sensitif tersebut akan menyebabkan iritasi seperti gatal dan kemerahan.

"Justru Anda menyebabkan lebih banyak peradangan daripada perawatan dalam hal bau," jelas Ahli Obgyn University of Minnesota Medical School, Christy Boraas, MD, MPH.

3. Pakai celana dalam berbahan katun

Baca Juga:Ninu Ninu Mari Diciduk! Viral Video Pria Hina Densus 88 Demi Bela Munarman

Kain katun membuat kulit lebih leluasa bernapas, dan tidak menyebabkan kulit bertambah lembab, khususnya di area vagina yang memiliki tingkat keasamaannya sendiri.

Bahan celana non katun seperti sintetis akan mengunci panas, keringat dan kotoran yang menyebabkan infeksi jamur sehingga berbau.

4. Konsumsi probiotik

Meskipun masih sedikit bukti, namun probiotik atau bakteri baik ini akan membantu meningkatkan kesehatan usus, seperti bakteri strain lactobacillus yang bisa meningkatkan kesehatan di area vagina.

5. Berkonsultasi dengan dokter

Jika berbagai langkah di atas sudah dilakukan, namun tidak kunjung ada perbaikan segeralah konsultasikan ke dokter. Nantinya dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi bakteri dan mengembalikan keseimbangan pH di area vagina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak