Viral Wanita Ngamuk-ngamuk Dilarang Masuk Pantai, Ditegur Malah Ngegas

Wanita tersebut dikabarkan memaksa masuk Pantai Anyer. Dia ngamuk-ngamuk padahal Pantai Anyer sedang ditutup sementara saat liburan hari raya IdulFitri.

Rifan Aditya | Hernawan
Minggu, 16 Mei 2021 | 15:00 WIB
Viral Wanita Ngamuk-ngamuk Dilarang Masuk Pantai, Ditegur Malah Ngegas
Viral wanita ngamuk-ngamuk dilarang masuk pantai, ditegur malah ngegas (Instagram/peristiwa_sekitar_kita).

BeritaHits.id - Aksi seorang wanita ngamuk-ngamuk karena dilarang masuk ke area pantai viral. Berhenti di pos pemeriksaan, dia malah ngegas saat ditegur orang-orang.

Keberadaan wanita yang diduga hendak menikmati liburan Hari Raya IdulFitri di area Pantai Anyer, Banten tersebut terungkap dari unggahan akun Instagram @peristiwa_sekitar_kita pada Minggu (16/5/2021).

Wanita itu dikabarkan memaksa ingin masuk Pantai Anyer tetapi dilarang karena menurut instruksi Gubernur Nomor: 556/901-Dispar/2021, destinasi wisata dampak libur Hari Raya IdulFitri tahun 2021 di Provinsi Banten Sementara ditutup.

"Memaksa ingin masuk ke Pantai Anyer, penumpang mobil ini ngamuk-ngamuk di pos PAM Ciwandan-Cilegon," tulis akun itu seperti dikutip beritahits.id.

Baca Juga:Pantai Selatan Cianjur Ditutup karena Pengunjung Membludak

Dalam video, wanita yang menaiki mobil tersebut terlihat tidak terima dan marah-marah ke sejumlah orang di sana, termasuk petugas kepolisian.

Viral wanita ngamuk-ngamuk dilarang masuk pantai, ditegur malah ngegas (Instagram/peristiwa_sekitar_kita).
Viral wanita ngamuk-ngamuk dilarang masuk pantai, ditegur malah ngegas (Instagram/peristiwa_sekitar_kita).

Saat ditegur salah satu polisi, wanita tersebut tampak sangat murka. Dia berkata dengan nada tinggi sampai memukul mobil yang ditumpangi.

Wanita tersebut semakin ngamuk-ngamuk ketika salah satu orang di sana menyebutnya tidak sopan lantaran tak memakai masker.

Namun wanita itu tetap ngamuk sampai akhir video. Bahkan dia terlihat sempat membanting barang diduga ponsel di dalam mobil sembari menunjuk-nunjuk orang.

Sementara itu, sang pria yang satu kendaraan dengan wanita tersebut tampak hanya bisa diam ketika diperiksa oleh para polisi.

Baca Juga:Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Dianggap di Internasional

Pria tersebut tampak meladeni para polisi, berbeda dengan wanita yang ngegas meski ditegur karena melakukan kesalahan.

Kontan saja, aksi wanita ngamuk-ngamuk di Pantai Anyer karena dilarang masuk tersebut menuai murka dari para warganet.

"Wah artis baru nih. Biasa aja mbak marahnya kok sampai begitu," ledek heryati.heryati.77985.

"Kasihan gak pernah liburan," sambung rasyidiayat.

"Bapak yang nyupir mobil ngebatin si wanita malah kesurupan kucing oren, malu-maluin aja," timpal Aindapursita.

Perlu diketahui, Usai banyak kerumunan di tempat wisata pada 2 hari terakhir antara hari Jumat dan Sabtu atau tanggal 14 dan 15 Mei 2021. Pemprov Banten secara resmi menutup tempat wisata yang ada di wilayah Banten dengan mengeluarkan Suran Edaran No No.556/901-Dispar/2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak