Dirinya pun memberikan beberapa sampel alamat situs untuk mengecek data pribadi tersebut.
Semua data tersebut termasuk dengan informasi data milik orang-orang yang telah meninggal dunia.
"Termasuk orang-orang yang telah meninggal," ujarnya.
Sontak, hal ini langsung membuat warganet kaget sekaligus takut.
Baca Juga:Usai Libur Lebaran, Timnas Basket Indonesia Kembali Jalani TC di GBK Arena
Mereka meminta agar pemerintah menangani kasus seperti ini. Tak hanya itu, mereka juga mengkritik pemerintah yang masih meminta data dalam bentuk fotokopi kertas.
"Please pemerintah aja yang beli biar nggak usah minta minta alamat atau nomer ktp lagi," balas warganet.
"Hah, kok bisa," timpal warganet.
"Nggak aneh, RIP our privacy," komentar warganet.
Baca Juga:Serentak Nyanyi Indonesia Raya, Warga Serukan Persatuan