facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Luka Palestina Akibat Serangan Israel Ternyata Cuma Make Up?

Rifan Aditya | Hernawan Minggu, 23 Mei 2021 | 10:15 WIB

CEK FAKTA: Luka Palestina Akibat Serangan Israel Ternyata Cuma Make Up?
Cek fakta Palestina akibat serangan Israel cuma hasil make up (turnbackhoax.id).

Beredar klaim luka-luka di wajah Palestina akibat serangan Israel merupakan hasil make up. Berikut faktanya.

BeritaHits.id - Beredar di media sosial, sebuah video yang mengklaim luka Palestina akibat serangan dari Israel merupakan hasil make up semata.

Video itu dibagikan oleh akun Twitter @Gsiwalette. Ditampilkan dalam video sejumlah warga Palestina yang sedang dirias wajahnya untuk membuat tampilan luka-luka berdarah di area wajah.

Beberapa tata rias terlihat mencampurkan bahan make up bewarna merah seolah untuk menghasilkan darah. Dalam video, tertulis narasi bahwa warga Palestina sengaja memalsukan luka di tubuh agar dunia merasa kasihan dan Israel dipandang buruk.

Adapun video tersebut viral di tengah koflik antara Palestina dan Israel yang terjadi sejak 10 Mei lalu, saat Israel menyerang Sheikh Jarrah. Cuplikan itu ingin membuktikan bahwa luka akibat perang yang dialami warga Palestina adalah palsu.

Baca Juga: Rocky Gerung Ragu Jokowi sampai 2024, Refly Harun Ikut Mengingatkan

Berikut narasi yang ditulis:

*Video berdurasi 45 detik memperlihatkan sejumlah warga Palestina sedang dirias wajahnya agar terlihat seperti luka berdarah.

"They make fake blood, and paint wounds that are of course not real. All this in order to make the world feel sorry for them, to make Israel look bad".

(Terjemahan)

"Mereka membuat darah palsu, membuat luka yang tentu saja palsu.

Baca Juga: Viral Warung Sederhana Harga Tak Masuk Akal, Pembeli Bingung Untung Berapa

Semua ini dilakukan agar seluruh dunia merasa kasihan kepada mereka, dan membuat Israel dipandang buruk".

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait